DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGEMBANGAN ARTICULATE STORYLINE BERBASIS PEMBELAJARAN TANGGAP BUDAYA DALAM PEMBELAJARAN CERITA RAKYAT “GUA BATU HAPU” PADA SISWA SMKN 1 BINUANG
PENGARANG:MARTINI ANAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-11


Anah, Martini. 2026. Pengembangan Articulate Storyline Berbasis Pembelajaran Tanggap Budaya dalam Pembelajaran Cerita Rakyat “Gua Batu Hapu” pada Siswa SMKN 1 Binuang. Tesis. ProgramStudiPendidikanBahasadanSastraIndonesia.Program PascasarjanaUniversitasLambungMangkurat. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Rusma Noortyani, M.Pd., ; (2) Dr. Noor Cahaya, M.Pd.

 

Kata kunci : Articulate Storyline, Pembelajaran Tanggap Budaya, Cerita Rakyat, Gua Batu Hapu

 

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran akan lunturnya jati diri bangsa akibat arus globalisasi, yang berdampak pada rendahnya literasi budaya siswa di SMKN 1 Binuang. Data awal menunjukkan nilai rata-rata pemahaman siswa terhadap sejarah Gua Batu Hapu hanya mencapai 45,5%, dan 78% siswa menganggap metode ceramah serta buku teks cetak konvensional sudah tidak sesuai dengan gaya belajar mereka. Sebagai solusi, penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat validitas, keefektifan, serta respons siswa terhadap media pembelajaran interaktif Articulate Storyline berbasis pembelajaran tanggap budaya (Culturally Responsive Teaching) pada materi cerita rakyat “Gua Batu Hapu”.

Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini melibatkan 33 siswa kelas X Desain Komunikasi Visual (DKV) SMKN 1 Binuang. Data kuantitatif diperoleh melalui skor validasi ahli, nilai tes awal dan tes akhir, serta angket respons siswa yang kemudian dianalisis secara statistik deskriptif

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Media pembelajaran Articulate Storyline dinyatakan layak dan memenuhi standar kualitas berdasarkan penilaian ahli, dengan perolehan rata-rata skor validitas materi sebesar 3,93 kategori valid dan skor validitas media sebesar 4,00 kategori valid, serta didukung tingkat reliabilitas instrumen yang sangat baik mencapai 97,21%. (2) Media pembelajaran ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa, yang ditunjukkan oleh hasil analisis N-Gain Score rata-rata sebesar 0,80 yang termasuk dalam kategori tinggi. (3) Respons siswa terhadap daya tarik dan kemudahan penggunaan media memperoleh persentase akumulatif keseluruhan sebesar 85,09% yang masuk dalam kategori praktis, dengan capaian tertinggi pada aspek budaya yang menyentuh angka 88% kategori sangat praktis. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Articulate Storyline ini layak, efektif, dan praktis digunakan sebagai perangkat pembelajaran di kelas guna memperkuat literasi dan apresiasi budaya lokal siswa. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan kelas kontrol sebagai pembanding agar hasil lebih akurat.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI