DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KOMUNIKASI KESEHATAN DINAS KESEHATAN KOTA BANJARMASIN DALAM UPAYA PREVENTIF DAN PENANGANAN HIV/AIDS BERDASARKAN HEALTH BELIEF MODEL | |
| PENGARANG | : | RIZKY AULIA INDAH SARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-11 |
Rizky Aulia Indah Sari, NIM. 2210414120017, Skripsi Komunikasi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dalam Upaya Preventif dan Penanganan HIV/AIDS (Studi Berdasarkan Health Belief Model), Dibimbing Oleh: Sri Astuty
Peningkatan kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Kota Banjarmasin menunjukkan pentingnya komunikasi kesehatan sebagai upaya preventif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi kesehatan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dalam upaya preventif penanganan HIV/AIDS berdasarkan Health Belief Model (HBM) serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus, teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang kemudian diinterpretasikan melalui persepsi utama Health Belief Model (kerentanan, keseriusan, manfaat, hambatan, isyarat bertindak, dan efikasi diri) guna mengetahui komunikasi kesehatan yang diterapkan oleh dinas kesehatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi kesehatan dilaksanakan melalui penyuluhan, sosialisasi, kolaborasi lintas sektor, dan media digital. Pelaksanaannya didukung oleh beberapa faktor pendukung seperti, komitmen Dinas Kesehatan, kerja sama berbagai pihak, dan pemanfaatan media digital yang dimiliki oleh dinas kesehatan.Namun ada beberapa faktorpenghambatseperti, stigma terhadap ODHA, rendahnya literasi kesehatan, keterbatasan sumber daya, serta belum meratanya jangkauan edukasi. Secara komprehensif, penelitian ini mengindikasikan bahwa kinerja komunikasi kesehatan berada pada kriteria cukup optimal, namun memerlukan intervensi strategis yang lebih partisipatif dan berjangka panjang.
Kata Kunci: Komunikasi Kesehatan, HIV/AIDS, Health Belief Model, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Upaya Preventif.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI