DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, PEMECAHAN MASALAH DAN KOLABORASI MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL RAKAT PADA SISWA KELAS V SDN 1 KOMET KOTA BANJARBARU
PENGARANG:AISYAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-12


Aisyah. (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah dan Kolaborasi Matematika Menggunakan Model RAKAT pada Siswa Kelas V SDN 1 Komet Kota Banjarbaru. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Amberansyah, S.Pd., M.Pd.

Kata Kunci: Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah, Kolaborasi, Model RAKAT, Matematika.

Pembelajaran Matematika di kelas V SDN 1 Komet Banjarbaru menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi siswa masih rendah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurangnya penggunaan model pembelajaran yang inovatif, serta penyajian materi yang kurang kontekstual sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menerapkan model RAKAT yang mengintegrasikan Problem Based Learning (PBL), Realistic Mathematics Education (RME), dan Numbered Heads Together (NHT). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, dan keterampilan kolaborasi siswa pada pembelajaran Matematika.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan di kelas V SDN 1 Komet Banjarbaru dengan subjek penelitian sebanyak 28 siswa yang terdiri atas 14 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Sumber data diperoleh dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi dengan menggunakan lembar observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kolaborasi, serta tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan hingga mencapai kategori Sangat Baik. Aktivitas siswa meningkat hingga mencapai kategori Sangat Aktif. Keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, dan keterampilan kolaborasi siswa menunjukkan peningkatan pada setiap pertemuan. Peningkatan tersebut berdampak terhadap meningkatnya hasil belajar siswa pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotor sehingga ketuntasan belajar klasikal juga mengalami peningkatan.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model RAKAT mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kolaborasi, serta hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika kelas V SDN 1 Komet Banjarbaru. Disarankan agar guru dapat menerapkan model RAKAT sebagai salah satu alternatif pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Matematika di sekolah dasar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI