DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HIBRIDITAS BUDAYA DALAM PESAN FENOMENA KOREAN WAVE PADA AKUN TIKTOK @KPOPCHARTOFFICIAL (STUDI ETNOGRAFI FOR INTERNET CHRISTINE HINE) | |
| PENGARANG | : | CINTANA DINDA ARLITA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-12 |
ABSTRAK
Cintana Dinda Arlita, 2420438320001, 2026, Hibriditas Budaya Dalam Pesan Fenomena Korean Wave Pada Akun Tiktok @kpopchartofficial (Studi Etnografi For Internet Christine Hine), dibimbing oleh Fahrianoor.
Akun @kpopchartofficial mulai aktif dan dikenal publik sejak tahun 2012 di Instagram dan mulai beroperasi di media Tiktok sekitar tahun 2020, seiring dengan meningkatnya konsumsi konten budaya populer Korea melalui platform media sosial berbasis video pendek. Akun ini memiliki lebih dari 2,2 juta pengikut, mengikuti sekitar 435 akun, serta mencatat lebih dari 175 juta tanda suka. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hibriditas budaya dalam pesan fenomena Korean Wave pada akun TikTok @kpopchartofficial, untuk menganalisis pesan hibriditas budaya pada akun TikTok @kpopchartofficial sebagai ruang ketiga (third space) yang memfasilitasi proses hibridisasi antara budaya Korea dan budaya lokal Indonesia dan untuk menganalisis bagaimana pengguna memaknai dan menegosiasikan percampuran budaya Korea dan budaya lokal Indonesia dalam pesan-pesan di akun TikTok @kpopchartofficial.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi for internet Christine Hine. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, dokumentasi, studi literatur dan wawancara. Teknik analisis yang dilakukan secara kualitatif-interpretatif dengan mengacu pada pendekatan etnografi for internet sebagaimana dikemukakan oleh Christine Hine. Teori yang digunakan peneliti adalah teori culture studies, interaksi simbolik, konstruksi sosial dan hibriditas budaya
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hibriditas budaya dalam pesan fenomena Korean Wave di TikTok terjadi melalui adaptasi konten, lokalisasi makna, dan partisipasi aktif audiens. Akun TikTok @kpopchartsofficial berperan sebagai ruang ketiga (third space) yang memfasilitasi proses produksi, sirkulasi, dan negosiasi pesan hibrida, serta menjadi ruang pembentukan identitas hibrida kolektif penggunanya. Pengguna, dalam memaknai pesan-pesan tersebut, menempati tiga posisi pembacaan yang menghasilkan bentuk hibriditas budaya integratif, negosiatif, dan agonistik, yang mencerminkan interaksi dinamis antara budaya global dan lokal. Dengan demikian, Korean Wave di TikTok tidak hanya dikonsumsi melalui pesan-pesan yang beredar, tetapi juga dikonstruksi ulang secara aktif oleh audiens dalam konteks lokal.
Kata Kunci: Hibriditas Budaya, Pesan, Korean Wave, Tiktok, Etnografi For Internet
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI