DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | RUMAH DAHOR HERITAGE SEBAGAI SITUS CAGAR BUDAYA DI KOTA BALIKPAPAN KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2011-2025 | |
| PENGARANG | : | TASYA DWI AULIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-13 |
Penelitian ini berfokus pada Rumah Dahor sebagai situs cagar budaya di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, yaitu bangunan bersejarah peninggalan era kolonial yang memadukan arsitektur Belanda dengan konstruksi rumah panggung lokal. Minimnya pengetahuan masyarakat mengenai nilai sejarah dan status cagar budaya Rumah Dahor menyebabkan bangunan ini hampir terlupakan dan terancam hilang. Kondisi tersebut melatarbelakangi hadirnya Komunitas Dahor Heritage Balikpapan yang berperan aktif dalam pelestariannya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan latar belakang keberadaan Rumah Dahor sebagai cagar budaya serta menganalisis peran Komunitas Dahor Heritage Balikpapan dalam upaya pelestariannya sejak tahun 2011 hingga 2025.
Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang meliputi empat tahapan, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Tahap heuristik dilakukan melalui wawancara dengan pengelola Rumah Dahor dan pegawai Balai Pelestarian Kebudayaan, kajian sumber tertulis seperti buku, jurnal, dan dokumen resmi, serta observasi lapangan terhadap kondisi fisik bangunan. Data yang terkumpul kemudian diuji keasliannya melalui kritik internal dan eksternal, ditafsirkan pada tahap interpretasi, dan disusun secara sistematis dan kronologis pada tahap historiografi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Dahor merupakan bangunan peninggalan perusahaan minyak Belanda, Bataafsche Petroleum Maatschappij(BPM), yang dibangun pada awal abad ke-20 sebagai tempat tinggal para pekerjanya, dan ditetapkan sebagai cagar budaya sejak tahun 2011. Setelah revitalisasi kawasan pada tahun 2016, jumlah unit yang bertahan menyusut menjadi 10 bangunan, dan status pelindungannya kian menyempit hingga hanya mencakup satu bangunan pada tahun 2023. Komunitas Dahor Heritage Balikpapan, yang berdiri sejak tahun 2016, berperan aktif dalam pelestarian Rumah Dahor melalui pemeliharaan fisik bangunan, pengelolaan koleksi dokumentasi dan artefak sejarah, kunjungan edukasi, serta promosi media sosial, meskipun keberlangsungannya sehari-hari sangat bergantung pada satu individu pengelola. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Rumah Dahor sebagai cagar budaya memiliki nilai sejarah penting yang kini rentan akibat penyusutan status pelindungan, dan peran Komunitas Dahor Heritage memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kelangsungan pelestariannya di tengah keterbatasan dukungan kelembagaan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI