DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH, BERPIKIR KRITIS, DAN KERJA SAMA MATEMATIS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PBL, RME, DAN GI PADA MURID KELAS IV SDN SUNGAI MIAI 11 BANJARMASIN
PENGARANG:EVATRIANA MALANITA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-13


 

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan pemecahan masalah, berpikir kritis dan kerjasama murid kelas IV pada pembelajaran Matematika. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat abstrak dan berpusat pada guru, rendahnya partisipasi aktif murid, dan kurangnya penerapan model pembelajaran inovatif yang variatif. Jika hal ini tidak diatasi akan berdampak pada hasil belajar yang rendah. Upaya mengatasinya dengan menggunakan model PBL, RME, dan GI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas murid, serta menganalisis peningkatan keterampilan pemecahan masalah, berpikir kritis, dan kerja sama murid.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 pertemuan. Subjek penelitian yaitu murid kelas IV SDN Sungai Miai 11 Banjarmasin yang berjumlah 20 orang. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan berpikir kritis keterampilan kerjasama, serta tes tertulis untuk mengukur hasil belajar secara kelompok dan individu. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menghubungkan faktor yang satu dengan yang lain.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 24 dengan kriteria "baik" dan meningkat pada pertemuan 4 menjadi skor 32 dengan kriteria "sangat baik". Aktivitas murid secara klasikal meningkat dari 10% dengan kriteria "sebagian kecil murid sangat aktif" menjadi 85% dengan kriteria "hampir seluruh murid sangat aktif". Keterampilan pemecahan masalah meningkat dari 20% menjadi 95%, keterampilan berpikir kritis meningkat dari 20% menjadi 85%, dan keterampilan kerja sama meningkat dari 15% menjadi 90%, semuanya dengan kriteria "hampir seluruh murid sangat terampil". Peningkatan ini berdampak pada hasil belajar murid yang awalnya 55% menjadi 95%.

Disimpulkan bahwa proses pembelajaran matematika menggunakan model PBL, RME, dan GI dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan pemecahan masalah, berpikir kritis, kerja sama murid. Disarankan bagi sekolah dan guru untuk dapat menggunakan model PBL, RME, dan GI sebagai alternatif pembelajaran. Bagi murid diharapkan dapat lebih aktif lagi dalam proses pembelajaran dan bagi pengawas sebagai bahan acuan pembinaan bagi guru.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI