DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK, BERBICARA DAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL LENTERA PADA MURID KELAS IV SDN ANTASAN KECIL TIMUR 3 BANJARMASIN
PENGARANG:NURKHALIDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-13


Nurkhalida. 2026. Meningkatkan Keterampilan Menyimak, Berbicara dan Berpikir Kritis melalui Model LENTERA pada Murid Kelas IV SDN Antasan Kecil Timur 3 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing Dr. Rizky Amelia, M.Pd

 

Kata Kunci: Keterampilan Menyimak, Keterampilan Berbicara, Berpikir     Kritis, Model LENTERA, Bahasa Indonesia.

 

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar murid pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Hal ini disebabkan murid kurang fokus dalam menyimak materi, kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat, belum mampu menganalisis permasalahan secara logis, serta hasil belajar yang belum mencapai indikator keberhasilan. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan melalui penerapan model LENTERA yang merupakan kombinasi dari model Problem Based Learning, Think Talk Write, dan Auditory, Intellectually, Repetition. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas murid, serta menganalisis peningkatan keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar murid.

 

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam empat pertemuan di kelas IV SDN Antasan Kecil Timur 3 Banjarmasin. Subjek penelitian berjumlah 19 orang murid 10 orang laki-laki dan 9 orang Perempuan.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek mengalami peningkatan dari pertemuan 1 sampai pertemuan 4. Aktivitas guru meningkat dari 91% menjadi 97%, aktivitas murid dari 53% menjadi 84%, keterampilan menyimak dari 47% menjadi 84%, keterampilan berbicara dari 53% menjadi 89%, keterampilan berpikir kritis dari 37% menjadi 84%, dan hasil belajar murid dari 47% menjadi 84%.

 

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model LENTERA dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar murid pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Model LENTERA dapat dijadikan sebagai alternatif model pembelajaran yang inovatif untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan berpusat pada murid.

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI