DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATERI BANGUN DATAR DI SDN PASAR LAMA 3 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NOR RIZKI AGUSTINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-13 |
Kemampuan memecahkan masalah menjadi salah satu kecakapan penting yang wajib dikuasai peserta didik dalam belajar matematika, sebab hal ini erat kaitannya dengan kesanggupan memahami persoalan, menganalisis informasi, dan menemukan penyelesaian, baik di lingkungan sekolah maupun dalam aktivitas sehari-hari. Kenyataannya, kecakapan ini masih tergolong lemah akibat pembelajaran matematika di jenjang sekolah dasar yang cenderung berpusat pada penjelasan guru secara searah sehingga peserta didik jarang diberi ruang untuk mengonstruksi konsep secara mandiri. Salah satu alternatif yang dipandang mampu mengatasi kondisi tersebut adalah pendekatan Realistic Mathematics Education (RME), yang di Indonesia dikenal sebagai Pendidikan Matematika Realistik (PMR). Riset ini dilakukan untuk mengkaji dampak penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education terhadap kecakapan pemecahan masalah matematika pada siswa kelas IV SDN Pasar Lama 3 Banjarmasin dalam materi bangun datar. Riset dirancang dengan pendekatan kuantitatif melalui metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Pretest–Posttest Control Group Design. Partisipan penelitian berjumlah 45 orang siswa, terbagi menjadi 23 siswa kelompok eksperimen dan 22 siswa kelompok kontrol. Pengumpulan data memakai instrumen tes kemampuan pemecahan masalah yang sebelumnya telah melalui proses validasi oleh pakar. Pengolahan data mencakup statistik deskriptif serta statistik inferensial memakai uji Mann–Whitney, mengingat sebaran data tidak memenuhi asumsi normalitas. Temuan riset memperlihatkan skor rata-rata posttest pada kelompok eksperimen mencapai 71,67, sementara kelompok kontrol hanya 35,83. Uji Mann–Whitney menghasilkan taraf signifikansi 0,002 (p < 0,05) yang berarti terdapat selisih kemampuan pemecahan masalah yang bermakna antara kedua kelompok. Di samping itu, skor N-Gain kelompok eksperimen tercatat 0,5892 (kategori sedang), sedangkan kelompok kontrol memperoleh 0,1902 (kategori rendah). Merujuk pada temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) memberi dampak positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi bangun datar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI