DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Guru PAUD di Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya.
PENGARANG:YULIANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-13


Yuliana. 2026. Pengaruh Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Guru PAUD di Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya. Tesis Program Magister PAUD, Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: (1) Prof. Drs.Ahmad Suriansyah M.Pd Ph.D (2) Dr. Yogi Prihandoko, S.Pd., M.Pd.

 

Kata kunci: Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja, Kinerja Guru

 

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kinerja guru PAUD dalam proses pembelajaran yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti lingkungan kerja, motivasi kerja, dan kepuasan kerja. Kondisi lingkungan kerja yang belum sepenuhnya optimal serta perbedaan tingkat motivasi kerja guru diduga turut memengaruhi kepuasan kerja dan berdampak pada kinerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran lingkungan kerja, motivasi kerja, kepuasan kerja, dan kinerja guru, serta mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel tersebut di PAUD Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya.

Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru PAUD di Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya dengan sampel sebanyak 91 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner) dengan skala Likert. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan SPSS versi 27, serta uji Sobel untuk menguji pengaruh mediasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja, motivasi kerja, kepuasan kerja, dan kinerja guru berada pada kategori cukup baik. Terdapat pengaruh langsung lingkungan kerja terhadap kinerja guru sebesar 0,347, motivasi kerja terhadap kinerja guru sebesar 0,398, dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru sebesar 0,259. Selain itu, lingkungan kerja dan motivasi kerja juga berpengaruh terhadap kepuasan kerja masing-masing sebesar 0,510 dan 0,586. Pengaruh tidak langsung lingkungan kerja terhadap kinerja guru melalui kepuasan kerja sebesar 0,132, sedangkan motivasi kerja sebesar 0,152 dan keduanya signifikan berdasarkan uji Sobel.

Temuan ini menegaskan bahwa kepuasan kerja berperan sebagai variabel intervening yang memperkuat pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja guru. Implikasinya, peningkatan kinerja guru PAUD dapat dilakukan melalui perbaikan lingkungan kerja, peningkatan motivasi kerja, serta penguatan kepuasan kerja guru. Oleh karena itu, disarankan agar pihak sekolah dan kepala sekolah lebih memperhatikan kondisi kerja dan motivasi guru secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI