DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN AKTIVITAS, KEMANDIRIAN, TANGGUNG JAWAB, DAN ASPEK MOTORIK HALUS MENGGUNAKAN MODEL PROCOOP PADA ANAK KELOMPOK A PAUD AL-MUTTAQIN BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NAJWA AULIA WIJAYANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-14 |
Wijayanti, Aulia Najwa. 2026. “Mengembangkan Aktivitas, Kemandirian, Tanggung Jawab, dan Aspek Motorik Halus Menggunakan Model Pro-Coop Pada Anak Kelompok A Paud Al-Muttaqin Banjarmasin”. Skripsi Jurusan S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini FKIP Unlam. Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd, Ph.D.
Kata Kunci: Aktivitas Anak, Kemandirian, Tanggung Jawab, Kemampuan Motorik Halus, Project Based Learning, Cooperative Learning .
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas, kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan motorik halus anak pada Kelompok A PAUD Al-Muttaqin Banjarmasin. Berdasarkan hasil observasi awal ditemukan bahwa 70% anak belum aktif dalam pembelajaran, 60% anak masih mengalami kesulitan dalam melakukan kemandirian, 70% anak belum mampu bertanggung jawab pada tugasnya secara optimal, dan 80% anak masih mengalami kesulitan dalam kemampuan motorik halus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru serta mengembangkan aktivitas, kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan motorik halus anak melalui model PROCOOP yang merupakan kombinasi Project Based Learning dan Cooperative Learning .
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 10 anak Kelompok A PAUD Al-Muttaqin Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi aktivitas guru, aktivitas anak, kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan motorik halus pada anak. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari 62% menjadi 93% dengan kategori Sangat Baik. Aktivitas anak meningkat dari 10% menjadi 100%. Kemampuan kemandirian meningkat hingga mencapai 90%, kemampuan tanggung jawab mencapai 90%, dan kemampuan motorik halus mencapai 90% pada pertemuan keempat. Dengan demikian, penerapan model PROCOOP terbukti mampu mengembangkan aktivitas, kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan motorik halus anak pada Kelompok A PAUD Al-Muttaqin Banjarmasin.
Kesimpulan penelitian ini adalah model pembelajaran PJBL dan CL, dapat meningkatkan aktivitas belajar, kemampuan mandiri, tanggung jawab dan perkembangan motorik halus. Penelitian ini bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam memilih kegiatan pembelajaran, dan dapat menjadi masukan untuk memperbaiki kekurangan pembelajaran, dan referensi untuk penelitian selanjutnya.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI