DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KREATIF DAN KOMUNIKASI MENGGUNAKAN MODEL PRO-INKA PADA MURID KELAS IV SDN KUIN UTARA 7 BANJARMASIN
PENGARANG:RIDHA ADDIINA SORAYA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-18


Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir

kritis, berpikir kreatif, dan komunikasi murid pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan

Alam dan Sosial (IPAS). Kondisi tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang

belum sepenuhnya berpusat pada murid, terbatasnya penggunaan model

pembelajaran yang bervariasi, serta rendahnya keterlibatan murid selama proses

pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan model PROINKA yang mengintegrasikan Problem Based Learning, Inkuiri Terbimbing

(Guided Inquiry), dan Talking Stick dengan didukung media pembelajaran Magical

Map. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas

murid serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif,

keterampilan komunikasi, dan hasil belajar murid.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat kali pertemuan

pada murid kelas IV SDN Kuin Utara 7 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui

observasi, tes, dan dokumentasi menggunakan lembar observasi aktivitas guru,

aktivitas murid, penilaian keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, komunikasi,

serta tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan teknik analisis

kualitatif dan kuantitatif berdasarkan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat hingga

mencapai kategori Sangat Baik, sedangkan aktivitas murid meningkat dari kategori

Sebagian Kecil Murid Sangat Aktif menjadi Hampir Seluruh Murid Sangat Aktif.

Keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan komunikasi murid juga

mengalami peningkatan dari kategori Kurang Terampil menjadi Sangat Terampil,

yang berdampak pada peningkatan hasil belajar dari kategori Belum Tuntas Secara

Klasikal menjadi Tuntas Secara Klasikal. Berdasarkan hasil tersebut, dapat

disimpulkan bahwa penerapan model PRO-INKA yang didukung media Magical

Map mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir

kritis, keterampilan berpikir kreatif, keterampilan komunikasi, serta hasil belajar

murid kelas IV SDN Kuin Utara 7 Banjarmasin sehingga layak dijadikan sebagai

alternatif inovasi pembelajaran IPAS di sekolah dasar.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI