DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH PERSEPSI MANFAAT, KEMUDAHAN PENGGUNAAN, DAN KEAMANAN TERHADAP MINAT PENGGUNAAN QUICK RESPONSE CODE INDONESIAN STANDARD (QRIS) PADA PELAKU UMKM DI BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NOOR SYIFA RAHMI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-18 |
Noor Syifa Rahmi (2026). Pengaruh Persepsi Manfaat, Kemudahan Penggunaan, Dan Keamanan terhadap Minat Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada Pelaku UMKM di Banjarmasin. Pembimbing: H. Rano Wijaya, SE, M.Si, M.Fin, CMA (Aus), CBV, CIBA.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, dan keamanan terhadap minat penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada pelaku UMKM di Banjarmasin.
Jenis penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan pendekatan extended Technology Acceptance Model (TAM). Unit analisis dalam penelitian ini adalah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjalankan bisnis di Kota Banjarmasin. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku UMKM pengguna QRIS lintas sektor di Kota Banjarmasin. Jumlah sampel yang diperoleh dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner, dan metode Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4 digunakan untuk melakukan analisis data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, dan keamanan secara parsial masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan QRIS pada pelaku UMKM di Kota Banjarmasin. Persepsi keamanan ditemukan sebagai variabel yang paling dominan pengaruhnya dalam mendorong minat penggunaan QRIS bagi pelaku UMKM. Secara simultan, persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, dan keamanan berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan QRIS pada pelaku UMKM di Kota Banjarmasin.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI