DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ADAPTASI APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PENGGUNAAN APLIKASI SRIKANDI SEBAGAI IMPLEMENTASI SPBE DI LINGKUNGAN KECAMATAN LAHEI KABUPATEN BARITO UTARA
PENGARANG:FADLI HERIJA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-18


ABSTRAK 

Fadli Herija, 2420421310012, 2026, Adaptasi ASN Terhadap Implementasi SPBE Melalui Aplikasi Srikandi di Lingkungan Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara. Dibimbing Oleh Netty Herawaty. 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang mendukung serta faktor-faktor yang menghambat penerapan aplikasi SRIKANDI melalui proses adaptasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara.  

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan informan yang merupakan pegawai di lingkungan Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi teknik, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi ASN terhadap penggunaan aplikasi SRIKANDI di Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara telah berjalan, tetapi belum sepenuhnya optimal dan merata. Dari empat aspek yang diteliti, pemanfaatan pengguna aplikasi relatif telah berjalan baik karena SRIKANDI telah dimanfaatkan untuk mendukung administrasi, khususnya persuratan dan kearsipan. Sementara itu, aspek kemudahan penggunaan, dukungan organisasi, serta dukungan infrastruktur dan teknis masih menghadapi beberapa kendala. Dalam perspektif UTAUT, Performance Expectancy menjadi aspek yang paling terlihat dalam penerimaan SRIKANDI, sedangkan Effort Expectancy, Social Influence, dan Facilitating Conditions masih perlu diperkuat untuk mendukung adaptasi ASN secara lebih optimal. Sedangkan, berdasarkan konsep faktor penghambat Agus dan Ratih (2012:85), hambatan adaptasi ASN meliputi keterbatasan kapasitas dan kompetensi digital ASN, kebiasaan kerja manual yang masih dilakukan, belum optimalnya pendampingan dan dukungan organisasi, serta kondisi jaringan dan kendala teknis aplikasi. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian ASN masih membutuhkan bantuan admin dan mengalami kesulitan ketika terjadi perubahan sistem maupun gangguan aplikasi. 

Berdasarkan temuan penelitian, disarankan agar organisasi memperkuat peran kepemimpinan dalam mendorong penggunaan SRIKANDI, meningkatkan literasi dan kompetensi digital ASN melalui pelatihan dan pendampingan sesuai kebutuhan, serta memperkuat dukungan infrastruktur dan teknis. Selain itu, evaluasi dan pemantauan penggunaan aplikasi perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan penggunaan SRIKANDI dapat berjalan secara konsisten dan mendukung keberlanjutan implementasi SPBE di Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara. 

Kata Kunci: SPBE, Adaptasi ASN, Srikandi, UTAUT, Digital Government

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI