DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN IMPROVE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK DI KELAS V SD BERANGAS TIMUR 1 BATOLA
PENGARANG:ATIKA PUSPITA SARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-19


Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu kemampuan penting dalam 

pembelajaran matematika yang perlu dikembangkan sejak jenjang sekolah dasar. Namun, 

berdasarkan hasil observasi awal di kelas V SDN Berangas Timur 1 Batola, kemampuan 

pemecahan masalah peserta didik masih tergolong sedang. Peserta didik cenderung 

mengalami kesulitan dalam memahami permasalahan, menentukan strategi penyelesaian, 

serta memeriksa kembali jawaban yang diperoleh. Oleh karena itu, diperlukan model 

pembelajaran yang mampu melatih kemampuan tersebut secara sistematis, salah satunya 

melalui penerapan model pembelajaran IMPROVE. Penelitian ini bertujuan untuk 

mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah peserta didik setelah diterapkan model 

pembelajaran IMPROVE serta mengetahui efektivitas model tersebut dalam meningkatkan 

kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan 

kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experimental) tipe one group pretest–

posttest. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas V SDN Berangas Timur 1 

Batola yang berjumlah 25 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan 

pemecahan masalah dan observasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji 

N-Gain, dan uji Paired Sample T-Test dengan bantuan IBM SPSS. Hasil penelitian 

menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah peserta didik mengalami peningkatan 

setelah diterapkan model pembelajaran IMPROVE. Nilai rata-rata pretest sebesar 56,41% 

meningkat menjadi 75,79% pada posttest. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai 

signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara 

kemampuan pemecahan masalah sebelum dan sesudah pembelajaran. Nilai N-Gain sebesar 

0,48 berada pada kategori sedang. Dengan demikian, model pembelajaran IMPROVE efektif 

dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik, meskipun peningkatan 

yang diperoleh belum optimal.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI