DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERENCANAAN PLAMBING AIR BERSIH DAN AIR BUANGAN PADA GEDUNG UPTD PELAYANAN KRISIS EPIDEMI KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN DI KOTA BANJARBARU
PENGARANG:LINDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-19


Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pelayanan Krisis Epidemi Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan sedang merencanakan pembangunan sebuah gedung pelayanan di Kota Banjarbaru. Untuk memastikan pasokan air bersih yang cukup dan sistem pembuangan air yang berjalan efektif, diperlukan perencanaan sistem saluran air yang teliti. Karena kesalahan dalam perencanaan dapat menyebabkan kekurangan pasokan air saat jam sibuk atau memperbesar biaya operasional, serta berisiko menimbulkan kontaminasi biologis. Perencanaan ini bertujuan untuk menghitung jumlah air yang dibutuhkan setiap hari dan merancang ukuran saluran air bersih, air buangan, serta saluran ventilasi. Untuk menghitung jumlah air yang dibutuhkan, digunakan tiga metode yang mengacu pada SNI 8153:2025 dan literatur terkait, di mana metode Unit Beban Alat Plambing (UBAP) dipilih karena menghasilkan angka yang paling tinggi. Untuk menentukan ukuran saluran air, digunakan metode Ekuivalen dengan memperhatikan penurunan tekanan, terutama untuk mengatasi masalah tekanan di setiap lantai. Hasil perencanaan menunjukkan kebutuhan air bersih harian tertinggi sebesar 11,808 m³ per hari, dengan debit jam puncak sebesar 2,952 m³/jam dan menit puncak sebesar 0,074 m³/menit. Sistem saluran air bersih dirancang dengan diameter pipa dari ½ inci hingga 3 inci, sedangkan saluran air buangan menggunakan diameter pipa dari 1 ½ inci hingga 4 inci, dan jaringan pipa ven menggunakan diameter 1 ¼ inci. Perencanaan ini memberikan solusi teknis yang efisien dan optimal untuk sistem saluran air gedung pelayanan kesehatan.

 

Kata Kunci: Air Bersih, Air Buangan, Perencanaan Plambing, Pipa Ven

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI