DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS BUDAYA LOKAL MELALUI KEGIATAN KUNTAU (Studi Kasus pada Kuntau Harimau Muda di Kelurahan Mandarsari Kecamatan Kertak Hanyar)
PENGARANG:M. LUTFI SASMILA WARDANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-20


ABSTRAK

 

M. LUTFI SASMILA WARDANA (2320422310001). 2026. Strategi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya Lokal Melalui Kegiatan Kuntau (Studi Kasus pada Kuntau Harimau Muda di Kelurahan Mandarsari Kecamatan Kertak Hanyar). Program Studi Magister Studi Pembangunan, Program Pasca Sarjana Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing 1: Udiansyah, dan Pembimbing 2: Muhammad Riduansyah Syafari.

 

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemberdayaan masyarakat berbasis budaya lokal melalui kegiatan Kuntau Harimau Muda di Kelurahan Mandarsari Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kuntau Harimau Muda berperan sebagai media pemberdayaan berbasis budaya lokal melalui pembentukan karakter, peningkatan kedisiplinan, penguatan solidaritas sosial, pelestarian budaya Banjar, dan pengalihan remaja pada kegiatan positif. Akses dasar kegiatan Kuntau relatif terbuka melalui kemudahan mengikuti latihan, biaya sukarela, keterampilan bela diri, jaringan sosial, peluang tampil, dan manfaat ekonomi insidental. Hasil keberdayaan anggota terlihat pada perubahan sikap dan perilaku, terutama meningkatnya disiplin, tanggung jawab, kepercayaan diri, kemampuan bela diri, solidaritas, dan keterlibatan dalam kegiatan positif.

Strategi pemberdayaan yang dirumuskan meliputi penguatan kelembagaan, digitalisasi administrasi dan promosi, perluasan jejaring kerja sama, kaderisasi pelatih, diversifikasi pendanaan, serta pengelolaan ekonomi kreatif berbasis pertunjukan Kuntau. Arah pengembangan Kuntau Harimau Muda lebih tepat ditempatkan sebagai seni pertunjukan budaya dan media pemberdayaan masyarakat, sedangkan pertandingan atau festival menjadi jalur pendukung untuk meningkatkan motivasi dan prestasi anggota.

Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, budaya lokal, Kuntau, kelembagaan, SWOT

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI