DIGITAL LIBRARY



JUDUL:DINAMIKA PENGANGGARAN DANA OTONOMI KHUSUS PADA SEKTOR KESEHATAN DI KABUPATEN KEEROM
PENGARANG:MUHAMMAD FADLI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-20


Muhammad Fadli,2420419310007, 2026, Dinamika Penganggaran Dana Otonomi Khusus pada Sektor Kesehatan di Kabupaten Keerom. Tesis Program Administrasi Publik Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Dibawah bimbingan Tomi Oktavianor

Dana Otonomi Khusus merupakan instrumen kebijakan fiskal yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Papua melalui pengalokasian anggaran yang berpihak pada kebutuhan daerah. Namun, proses penganggaran tidak hanya dipengaruhi oleh pertimbangan teknis, tetapi juga oleh interaksi antaraktor, kemampuan fiskal daerah, karakteristik Dana Otonomi Khusus, dan mekanisme penyusunan anggaran yang berlangsung secara bertahap.

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika penganggaran Dana Otonomi Khusus pada sektor kesehatan di Kabupaten Keerom berdasarkan perspektif Public Choice Theory, Budgetary Politics Theory, dan Incremental Budgeting Theory. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap informan dari Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Keerom. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penganggaran Dana Otonomi Khusus sektor kesehatan tidak hanya merupakan proses teknis dan administratif, tetapi melibatkan berbagai aktor dengan kepentingan dan kewenangan yang berbeda. Dinamika tersebut berlangsung sejak tahap perencanaan melalui koordinasi, negosiasi, kompromi, dan pembahasan antara perangkat daerah, TAPD, dan DPRD hingga penetapan DPA. Interaksi antaraktor tersebut turut membentuk dimensi politik anggaran dalam penentuan prioritas dan alokasi. Karakter Dana Otonomi Khusus serta pola incremental budgeting juga memengaruhi penyesuaian program dan anggaran. Temuan tersebut menghasilkan model yang menjelaskan keterkaitan antara perencanaan, interaksi antaraktor, politik anggaran, karakter Dana Otonomi Khusus, dan incremental budgeting dalam membentuk alokasi anggaran sektor kesehatan di Kabupaten Keerom.

Penelitian merekomendasikan penguatan koordinasi antaraktor, sinkronisasi perencanaan dan penganggaran, serta penggunaan data kebutuhan dan hasil evaluasi sebagai dasar penetapan prioritas Dana Otonomi Khusus sektor kesehatan.

Kata Kunci: Dinamika Penganggaran, Dana Otonomi Khusus, Public Choice Theory, Budgetary Politics Theory, Incremental Budgeting Theory.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI