DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENANAMAN NILAI KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE SUB RAYON SMAN 1 ANJIR PASAR | |
| PENGARANG | : | M.RIZKY | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-21 |
M. Rizky. 2026. Penanaman Nilai Karakter Peserta Didik melalui Ekstrakurikuler
Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Sub Rayon SMAN 1 Anjir
Pasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung
Mangkurat, Pembimbing (1) Dian Agus Ruchliyadi
Kata Kunci : Penanaman nilai karakter, Peserta didik, Ekstrakurikuler, Pencak
Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Pendidikan karakter
Penelitian ini bertujuan menganalisis penanaman nilai karakter religius,
menghargai prestasi, dan peduli sosial serta mengidentifikasi hambatan dalam
penanaman nilai karakter peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler Pencak
Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Sub Rayon SMAN 1 Anjir Pasar.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi-terstruktur, dan
dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru PPKn, pembina ekstrakurikuler,
pelatih PSHT, dan peserta didik yang dipilih menggunaka 1n teknik purposive
sampling. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta
penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber,
triangulasi teknik, dan member checking.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai karakter religius
dilakukan melalui pembiasaan berdoa, penghentian latihan saat waktu ibadah,
hafalan Al-Qur'an, syukuran kenaikan tingkat, serta keteladanan pelatih. Nilai
menghargai prestasi ditanamkan melalui latihan yang disiplin, evaluasi, pemberian
apresiasi, dan keikutsertaan dalam kompetisi sehingga membentuk sikap sportif,
percaya diri, serta menghargai proses dan keberhasilan orang lain. Nilai peduli
sosial diwujudkan melalui budaya persaudaraan, kerja sama, kegiatan berbagi, dan
pembiasaan saling membantu sehingga peserta didik memiliki empati dan tanggung
jawab sosial.
Hambatan yang ditemukan meliputi faktor internal berupa rendahnya motivasi,
kurangnya rasa percaya diri, dan kelelahan fisik, serta faktor eksternal berupa
keterbatasan waktu, pengaruh lingkungan, dan kurangnya dukungan orang tua.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrakurikuler PSHT efektif sebagai sarana
penanaman nilai karakter religius, menghargai prestasi, dan peduli sosial melalui
pembiasaan, keteladanan, serta pengalaman langsung
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI