DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Musik Terhadap Penurunan Perilaku Tantrum Pada Anak dengan Gangguan Spektrum Autis di SDN 3 Syamsudin Noor | |
| PENGARANG | : | SITI SAIDAH KAMAL | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-21 |
ABSTRAK
PENGARUH MUSIK DALAM MENURUNKAN PERILAKU TANTRUM PADA ANAK DENGAN SPEKTRUM AUTIS DI SDN 3 SYAMSUDIN NOOR
Subjek penelitian ini adalah seorang anak dengan gangguan spektrum autis kelas II di SDN 3 Syamsudin Noor yang menunjukkan gejala perilaku tantrum berat di kelas, seperti berteriak, menangis, mencubit, hingga meludah kepada guru. Kondisi tersebut menuntut adanya penggunaan metode atau alternatif baru dalam proses treatment yang diterima anak guna membantu mengurangi gangguan perilaku tantrum spesifik tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat musik terhadap penurunan perilaku tantrum pada anak dengan gangguan spektrum autis tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Single Subject Research (SSR). Subjek dalam penelitian ini adalah satu orang anak dengan spekrum autis yang memenuni kriteria penelitian. Desain penelitian yang digunakan adalah A-B-A dengan pelaksanaan sebanyak 16 sesi dan setiap sesinya berdurasi 30 menit. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan observasi secara langsung di lapangan dengan mengamati perilaku subjek dan mencatat kejadian frekuensi yang dibantu oleh dua orang pengamat. Analisis data menggunakan analisis antar kondisi dan analisis dalam kondisi serta penyajian data dalam bentuk visual grafik dan tabel.
Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan musik mampu menurunkan gangguan perilaku tantrum pada anak autis dikelas II di SDN 3 Syamsudin Noor. Terbukti dari hasil data yang diperoleh bahwa perubahan kecenderungan stabilitas menunjukkan adanya penurunan dalam durasi lamanya perilaku tantrum yang dimiliki oleh anak, hal ini dikarenakan musik Mozart mampu menstimulus hippocampus dan amygdala untuk meningkatkan fungsinya dalam mengontrol emosi. Hal ini terbukti dari data rentang stabilitas adalah 80% pada fase baseline-1 (A1), 66% pada fase intervensi (B), dan 100% pada fase baseline-2 (A2). Persentase tersebut menunjukkan bahwa durasi tantrum anak mengalami penurunan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan musik Mozart berpengaruh positif dalam mengurangi perilaku tantrum pada anak dengan gangguan spektrum autis.
Kata Kunci: Pengaruh Musik, Perilaku Tantrum, dan Anak Dengan Gangguan Spektrum Autis
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI