DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Hubungan Karakteristik Individu dan Kondisi Fisik Rumah dengan Kejadian Pneumonia pada Balita | |
| PENGARANG | : | RAHMALIA DEASY SAFITRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-26 |
ABSTRAK
Pneumonia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena berkontribusi terhadap tingginya angka kesakitan dan kematian pada balita, termasuk di Provinsi Kalimantan Selatan yang memiliki beban kasus relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan karakteristik individu dan kondisi fisik rumah dengan kejadian pneumonia pada balita menggunakan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2013 dan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023. Penelitian menggunakan rancangan observasional analitik dengan desain cross-sectional serta analisis tren berbasis data sekunder. Variabel yang dianalisis meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan orang tua, status pekerjaan orang tua, jenis plafon, jenis dinding, dan jenis lantai rumah, dengan kejadian pneumonia sebagai variabel terikat. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dan Fisher's Exact Test pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi balita yang mengalami pneumonia menurun dari 1,2% pada tahun 2013 menjadi 0,8% pada tahun 2023. Analisis terhadap data Riskesdas Tahun 2013 menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara seluruh variabel penelitian dengan kejadian pneumonia (p>0,05). Sementara itu, pada data SKI Tahun 2023 hanya variabel jenis kelamin yang memiliki hubungan bermakna dengan kejadian pneumonia (p=0,001), sedangkan variabel lainnya tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p>0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa hubungan karakteristik individu dengan kejadian pneumonia hanya ditemukan pada variabel jenis kelamin berdasarkan data SKI Tahun 2023. Meskipun demikian, peningkatan kualitas lingkungan rumah dan edukasi kesehatan kepada masyarakat tetap diperlukan sebagai bagian dari upaya pencegahan pneumonia pada balita.
Kata kunci: Pneumonia, balita, karakteristik individu, kondisi fisik rumah
ABSTRACT
Pneumonia remains a major public health concern due to its substantial contribution to morbidity and mortality among children under five, including in South Kalimantan Province, where the disease burden is relatively high. This study aimed to examine the association between individual characteristics and physical housing conditions and the incidence of pneumonia among children under five using data from the 2013 Basic Health Research (Riskesdas) and the 2023 Indonesian Health Survey (SKI). An analytical observational study with a cross-sectional design and trend analysis approach was conducted using secondary data. The dependent variable was pneumonia among children under five, while the independent variables included age, sex, maternal education level, maternal employment status, and the types of ceiling, wall, and floor of the house. Data were analyzed using univariate analysis and bivariate analysis with the Chi-square and Fisher’s Exact tests at a significance level of 5% (α = 0.05). The results showed that the proportion of children under five diagnosed with pneumonia decreased from 1.2% in 2013 to 0.8% in 2023. Analysis of the 2013 Riskesdas data indicated no significant association between any of the studied variables and pneumonia incidence (p > 0.05). In contrast, analysis of the 2023 SKI data showed that only sex was significantly associated with pneumonia among children under five (p = 0.001), whereas the remaining variables were not significantly associated (p > 0.05). These findings indicate that, among the variables examined, only sex was associated with pneumonia based on the 2023 SKI data. Nevertheless, improving housing conditions and strengthening community health education remain important strategies for preventing pneumonia among children under five.
Keywords: Pneumonia, children under five, individual characteristics, physical housing conditions
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI