DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR ILMIAH, KERJA SAMA, DAN KOMUNIKASI SAINS SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING, NUMBERED HEAD TOGETHER, DAN STUDENT TEAMS ACHIEVMENT DIVISIONS PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V SDN SIDOMULYO 2
PENGARANG:VERA WATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-26


ABSTRAK

Wati, Vera. (2026).Meningkatkan Keterampilan Berpikir Ilmiah, Kerja Sama, Dan Komunikasi Sains Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning, Numbered Head Together, Dan Student Teams Achievment Divisions Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SDN Sidomulyo 2. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing : Tika Puspita Widya Rini, M.Pd.

Kata Kunci: Meningkatkan Keterampilan Berpikir Ilmiah, Kerja Sama, dan Komunikasi Sains, Kombinasi Model PBL, NHT, dan STAD.

 

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir ilmiah, kerja sama, dan komunikasi sains. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran bersifat arah, kegiatan diskusi masih monoton, model pembelajaran yang bervariasi namun masih menggunakan satu model setiap pertemuannya, komunikasi siswa masih belum maksimal, Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasinyadengan menggunakan kombinasi model Problem Based Learning, Numbered Head Together, dan Students Teams Achievment Divisions. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis peningkatan aktivitas siswa, keterampilan berpikir ilmiah, kerja sama dan komunikasi sains.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama 3 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Sidomulyo 2 yang berjumlah 16 orang terdiri dari 11 siswa perempuan dan 5 siswa laki-laki pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengambilan data dengan melakukan observasi pada aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir ilmiah, kerja sama, dan komunikasi sains. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif ini diperoleh melalui data hasil belajar siswa, skor dalam keterampilan berpikir ilmiah, kerja sama, dan komunikasi dari penilaian berdasarkan indikator keberhasilan. Data kualitatif diperoleh melalui data observasi dalam aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir ilmiah, kerja sama, dan komunikasi sains. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif analisis.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 mendapatkan skor 30 meningkat pada pertemuan 3 mendapatkan skor 32 dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 sebesar 31% meningkat pada pertemuan 3 sebesar 94% dengan kriteria “Seluruhsiswa sangat aktif”. Keterampilan berpikir ilmiah siswa pada pertemuan 1 sebesar 19% meningkat pada pertemuan 3 sebesar 88% dengan kriteria “Seluruh Siswa Sangat Terampil”. Keterampilan kerja sama pada pertemuan 1 sebesar 31% meningkat pada pertemuan 3 sebesar 88% dengan kriteria “Seluruh Siswa Sangat Terampil”. Keterampilan komunikasi sains pada pertemuan 1 sebesar 44% meningkat pada pertemuan 3 dengan kriteria “Sangat Baik”. Adapun ketuntasan klasikal
hasil belajar siswa pertemuan I sampai pertemuan
3 meningkat.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa menggunakan kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning, Numbered Head Together, dan Students Teams Achievment Divisionsdapat meningkatkan keterampilan berpikir ilmiah, keterampilan kerja sama, dan keterampilan komunikasi sains. Adapun saran dalam penelitian ini adalah diharapkan dapat memberikan manfaat serta tindak lanjut yang memberikan solusi bagi sekolah, guru, siswa, serta pengawas sekolah.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI