DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EVALUASI INDIKATOR PROSES IMPLEMENTASI PROGRAM INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CEMPAKA BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD SULTHAN ALI HABIBI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-26 |
Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan bagian dari transformasi sistem kesehatan yang bertujuan meningkatkan akses, mutu, dan kesinambungan pelayanan kesehatan melalui pendekatan siklus hidup. Keberhasilan implementasi ILP dipengaruhi oleh kualitas proses pelaksanaan program yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan penilaian. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi indikator proses implementasi ILP di wilayah kerja Puskesmas Cempaka Banjarbaru berdasarkan model Sistem Kesehatan Azrul Azwar. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik melalui studi kasus. Informan terdiri atas Kepala Puskesmas dan lima penanggung jawab klaster implementasi ILP yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi ILP secara umum telah berjalan sesuai dengan pedoman yang berlaku. Aspek perencanaan telah dilaksanakan melalui penyusunan rencana kegiatan, koordinasi lintas program, serta penyesuaian dengan kebutuhan pelayanan. Pengorganisasian telah didukung oleh pembagian tugas dan struktur organisasi berbasis klaster yang jelas. Pelaksanaan program telah menerapkan pendekatan siklus hidup dan melibatkan kolaborasi antar klaster, meskipun masih ditemukan kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, beban kerja, serta koordinasi lintas klaster yang belum optimal. Penilaian program telah dilakukan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkala sebagai dasar perbaikan pelaksanaan program. Secara keseluruhan, implementasi ILP di Puskesmas Cempaka Banjarbaru telah menunjukkan proses pelaksanaan yang cukup baik, namun masih memerlukan penguatan koordinasi lintas klaster, optimalisasi sumber daya manusia, serta peningkatan efektivitas monitoring dan evaluasi agar pelaksanaan ILP dapat berjalan lebih optimal.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI