DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KAPASITAS KELEMBAGAAN PEMERINTAH DESA DALAM PELAKSANAAN PROGRAM SAMPAH REDUCE, REUSE, RECYCLE DESA WONOREJO KECAMATAN KUSAN HULU KABUPATEN TANAH BUMBU
PENGARANG:SITI NUR KHASANAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-27


SITI NUR KHASANAH (2110413320076). Kapasitas Kelembagaan Pemerintah Desa dalam Pelaksanaan Program Sampah Reduce, Reuse, Recycle Desa Wonorejo Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu. Di bawah bimbingan Safa Muzdalifah.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas kelembagaan Pemerintah Desa Wonorejo dalam pelaksanaan Program Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Rejo Asri di Desa Wonorejo, Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya permasalahan sampah rumah tangga yang memerlukan kapasitas kelembagaan pemerintah desa dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan informan yang dipilih secara purposive, yaitu perangkat desa, pengelola TPS 3R, dan masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Penelitian mengacu pada teori kapasitas kelembagaan Merilee S. Grindle (1997) yang meliputi dimensi sumber daya manusia, organisasi, sumber daya, dan jaringan, serta didukung teori George W. Morgan (1984) dan George Honadle (1981).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas kelembagaan Pemerintah Desa Wonorejo dalam program TPS 3R Rejo Asri sudah berjalan cukup baik pada aspek SDM, organisasi, koordinasi, partisipasi masyarakat, dan pemenuhan sarana dasar. Namun, program ini masih menghadapi kendala berupa keterbatasan dana, absennya dukungan CSR dan kemitraan swasta, lemahnya SOP, serta hambatan regulasi dan distribusi. Akibatnya, implementasi konsep 3R belum berjalan utuh karena baru mampu menerapkan aspek Reduce (pengurangan dan pemilahan), sementara aspek Reuse belum terstruktur dan Recycle baru sebatas produksi kompos internal serta penjualan sampah ke pengepul. Guna mencapai keberlanjutan program secara utuh, diperlukan penguatan kapasitas melalui penyempurnaan SOP, peningkatan SDM, perluasan kemitraan, serta dukungan pendanaan dan teknologi.

Penelitian ini menyarankan peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan, penguatan organisasi dan evaluasi kelembagaan, perluasan kemitraan dengan berbagai pihak, serta optimalisasi sarana prasarana dan diversifikasi sumber pendanaan agar Program TPS 3R Rejo Asri dapat berjalan lebih efektif, mandiri, dan berkelanjutan.

Kata Kunci: Kapasitas Kelembagaan, Pemerintah Desa, TPS 3R, Pengelolaan Sampah

            

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI