DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS MODEL EVALUASI CIPP DALAM PENGELOLAAN DANA DESA DI DESA BAHITOM KECAMATAN MURUNG KABUPATEN MURUNG RAYA
PENGARANG:HABIBI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-27


ABSTRAK

HABIBI. 2420419310019. Analisis Model Evaluasi CIPP Dalam Pengelolaan Dana Desa Di Desa Bahitom Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya. Pembimbing: Taufik Arbain

 

Penelitian ”Analisis Model Evaluasi CIPP Dalam Pengelolaan Dana Desa Di Desa Bahitom Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya” ini dilatarbelakangi oleh masih adanya permasalahan terkait belum akuntabelnya Pengelolaan Dana Desa meskipun Desa Bahitom ini telah ditetapkan sebagai Desa Percontohan anti Korupsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan Dana Desa di Desa Bahitom Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya berdasarkan Model Evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product), serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya.

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif. Data dan informasi dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada tahap Perencanaan Pengelolaan Dana Desa disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat melalui Musyawarah Desa, sehingga sesuai dengan kondisi dan prioritas pembangunan desa. Hal ini menunjukkan bahwa pada aspek context, pengelolaan Dana Desa telah memiliki tujuan dan dasar kebutuhan yang jelas. Pada tahap pelaksanaan, Dana Desa direalisasikan melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan pemerintahan desa, dan pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Hal ini berkaitan dengan aspek product yang menunjukkan adanya hasil dan dampak positif dari program yang dilaksanakan. Penatausahaan Pengelolaan Dana Desa didukung oleh ketersediaan anggaran, struktur organisasi, serta penggunaan aplikasi Siskeudes, yang menunjukkan kesiapan sumber daya pada aspek input. Sementara itu, pelaporan dan pertanggungjawaban telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan menerapkan prinsip transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas sebagai bagian dari aspek process.

Faktor pendukung meliputi kerja sama pemerintah desa dan masyarakat, partisipasi masyarakat, serta dukungan regulasi. Sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, keterbatasan sumber daya manusia, dan keterlambatan penyampaian informasi laporan.

Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah desa meningkatkan keterbukaan informasi publik, memperkuat kapasitas aparatur desa melalui pelatihan pengelolaan keuangan, serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pengelolaan Dana Desa agar tercipta tata kelola pemerintahan desa yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

 

Kata Kunci : Evaluasi, Model CIPP, Pengelolaan Dana Desa, Transparansi

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI