DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STRATEGI UNTUK MENGEMBANGKAN WISATA KAMPUNG BIRU DI KEC. BANJARMASIN TENGAH KOTA BANJARMASIN KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:RENALDO HERMAWAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-29


Renaldo Hermawan, 2026, NIM.2010416310054, Strategi Untuk Mengembangkan Wisata Kampung Biru di Kec. Banjarmasin Tengah, Pembimbing Dr. Ellyn Normelani, M.Pd., M.Sc

Kampung Biru merupakan satu-satunya destinasi wisata berbasis permukiman bantaran sungai di Kota Banjarmasin yang mengembangkan wisata edukasi pembuatan kain sasirangan dengan pewarna alami yang dikelola langsung oleh masyarakat lokal. Keunikan ini tidak hanya memperkaya ragam atraksi wisata sungai, tetapi juga memperkuat nilai budaya, edukatif, dan keberlanjutan lingkungan dalam pengembangan pariwisata berbasis komunitas. Meskipun memiliki potensi yang khas, pengembangan wisata Kampung Biru masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan infrastruktur, fasilitas pendukung, promosi, serta pengelolaan wisata yang belum optimal.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan wisata Kampung Biru serta mengidentifikasi potensi, kekuatan, dan tantangan yang memengaruhi keberlanjutan destinasi tersebut. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada aspek atraksi wisata, aksesibilitas, amenitas, partisipasi masyarakat, serta dukungan lingkungan sekitar kawasan wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis SWOT yang didukung oleh matriks IFAS dan EFAS untuk merumuskan strategi pengembangan wisata.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Biru memiliki kekuatan berupa identitas visual yang khas, lokasi strategis pada jalur wisata sungai, serta keterlibatan aktif masyarakat lokal dalam aktivitas pariwisata, khususnya pada pengelolaan wisata edukasi sasirangan pewarna alami. Keterbatasan masih ditemukan pada penyediaan sarana prasarana, pendanaan, dan promosi berbasis digital. Peluang pengembangan didukung oleh kebijakan pemerintah daerah dan tren wisata berbasis komunitas, sedangkan ancaman berasal dari persaingan dengan destinasi wisata lain serta potensi tekanan lingkungan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan wisata Kampung Biru perlu diarahkan pada peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan kapasitas masyarakat, optimalisasi promosi, serta kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan.

 

Kata Kunci : Kampung Biru, Strategi Pengembangan, Pariwisata Sungai, Wisata Edukasi, SWOT

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI