DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH FEAR OF MISSING OUT (FoMO) TERHADAP PENCARIAN JATI DIRI SISWA SMAN 7 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | JIHAAN RIFQAH NAJLAA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-31 |
Najlaa, R. N., Sulistyana, & Arsyad, M. (2026). Pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) terhadap pencarian jati diri siswa. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(4).
Fear of Missing Out (FoMO) merupakan fenomena yang dapat memengaruhi proses pencarian jati diri remaja di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Fear of Missing Out (FoMO), tingkat pencarian jati diri, serta pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) terhadap pencarian jati diri siswa kelas X SMAN 7 Banjarmasin. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar pengembangan layanan Bimbingan dan Konseling dalam memperkuat identitas diri peserta didik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Sampel penelitian berjumlah 304 siswa kelas X yang dipilih menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 31.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki tingkat Fear of Missing Out (FoMO) (61,5%) dan pencarian jati diri (56,6%) pada kategori sedang. Analisis regresi menunjukkan bahwa Fear of Missing Out (FoMO) berpengaruh signifikan terhadap pencarian jati diri (R = 0,516; R² = 0,266; β = -1,360; p < 0,001). Semakin tinggi tingkat Fear of Missing Out (FoMO), semakin rendah pencarian jati diri peserta didik.
Kata Kunci: Fear of Missing Out (FoMO), pencarian jati diri, bimbingan dan konseling
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI