DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP TURNOVER INTENTION DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA KARYAWAN PT. ENERGI BATUBARA LESTARI, KABUPATEN TAPIN
PENGARANG:MUHAMMAD REFONA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-31


Muhammad Refona (2026). Peran Pengembangan Karir terhadap Turnover Intention dengan Kepuasan Kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan PT. Energi Batubara Lestari, Kabupaten Tapin. Pembimbing : Wimby Wandary

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan karir terhadap turnover intention, pengaruh pengembangan karir terhadap kepuasan kerja, pengaruh kepuasan kerja terhadap turnover intention, serta peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan PT. Energi Batubara Lestari, Kabupaten Tapin. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat turnover pada perusahaan yang bertolak belakang dengan karakteristik industri pertambangan yang umumnya memiliki tingkat turnover relatif tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 121 karyawan PT. Energi Batubara Lestari dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert lima poin. Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS 4.0.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Sebaliknya, pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan kepuasan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention. Selain itu, kepuasan kerja terbukti mampu memediasi pengaruh pengembangan karir terhadap turnover intention. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan karir tidak secara langsung menurunkan niat karyawan untuk meninggalkan organisasi, tetapi terlebih dahulu meningkatkan kepuasan kerja yang kemudian berkontribusi dalam menurunkan turnover intention. Penelitian ini memperkuat perspektif Social Exchange Theory yang menjelaskan bahwa investasi organisasi dalam bentuk pengembangan karir akan menghasilkan hubungan timbal balik berupa meningkatnya kepuasan kerja, yang pada akhirnya mendorong karyawan untuk tetap bertahan dalam organisasi. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengoptimalkan program pengembangan karir yang mampu meningkatkan kepuasan kerja sebagai strategi dalam mempertahankan karyawan.

Kata Kunci: Pengembangan Karir, Kepuasan Kerja, Turnover Intention, Social Exchange Theory, PLS-SEM.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI