DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, PEMECAHAN MASALAH, DAN KOLABORASI MENGGUNAKAN MODEL PANEN PADA SISWA KELAS IV SDN ALALAK SELATAN 1 BANJARMASIN
PENGARANG:OCTAVIA RAMADHANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-09-01


ABSTRAK

 

Ramadhani, Octavia (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah, Dan Kolaborasi Menggunakan Model Panen Pada Siswa Kelas Iv SDN Alalak Selatan 1 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Amberansyah, S.Pd., M.Pd

Kata Kunci: Matematika, Problem Based Learning, Contextual Teaching And Learning, and Numbered Heads Together

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi siswa dalam pembelajaran matematika yang disebabkan oleh proses pembelajaran masih didominasi oleh guru, kegiatan pembelajaran berfokus pada penyampaian materi dan latihan soal rutin, bekerja sama dalam kelompok terbatas karena tidak menggunakan model pembelajaran yang menarik. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa, menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi siswa. 

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas IV SDN Alalak Selatan 1 Banjarmasin, terdiri atas 15 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan pada semester genap Tahun Ajaran 2026/2027. Data penelitian meliputi data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi terhadap aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi siswa, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui tes tertulis kelompok dan individu. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan Crosstab yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik, dan persentase.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan dari skor 46 menjadi 48 dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas siswa meningkat dari 0% menjadi 100% secara klasikal dengan kriteria “Seluruh Anak Sangat Aktif”. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 7% menjadi 100% dengan kriteria “Sangat Kritis”. Keterampilan pemecahan masalah meningkat dari 18% menjadi 100% dengan kriteria “Sangat Terampil”. Keterampilan kolaborasi meningkat dari 18% menjadi 100% dengan kriteria “Sangat Mampu”. Peningkatan pada berbagai aspek tersebut berdampak pada hasil belajar siswa yang meningkat dari 18% menjadi 100%.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PANEN mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya dalam menerapkan model pembelajaran inovatif.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI