DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS PENERAPAN APLIKASI PAPADAAN DALAM KEPATUHAN PAJAK DAERAH UMKM KATERING DI KABUPATEN TANAH LAUT | |
| PENGARANG | : | TASA PUTU DWI SUKMA Z | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-09-01 |
ABSTRACT
This study aims to examine the use of the Papadaan application in improving local tax compliance among catering SMEs in Tanah Laut Regency. Using a qualitative descriptive method, data were collected through observation, interviews, documentation, as well as data from the Regional Revenue Agency (Bapenda). Data analysis was conducted through the stages of summarizing, presenting, interpreting, and drawing conclusions. The results demonstrate that Papadaan has successfully simplified the tax reporting and payment process, making it more efficient, transparent, and accessible. The reduction in administrative barriers due to this digital service has ultimately succeeded in encouraging taxpayers to file their taxes on time. Despite these advancements, several challenges are still encountered in the field. These challenges include a lack of digital literacy among some taxpayers, unstable internet connections, and the absence of several supporting features previously available in the old system. Continuous socialization, technical assistance, and further system development are highly necessary to optimize the effectiveness of the Papadaan application in supporting local tax administration.
Keywords:Papadaan Application, Regional Tax, Tax Compliance, MSMEs, Catering Services.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan aplikasi Papadaan dalam meningkatkan kepatuhan pajak daerah pada UMKM Jasa Boga di Kabupaten Tanah Laut. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta data dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Analisis data dilakukan melalui tahap peringkasan, penyajian, penafsiran, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa Papadaan berhasil menyederhanakan proses pelaporan dan pembayaran pajak menjadi lebih efisien, transparan, dan mudah diakses. Berkurangnya kendala administratif berkat layanan digital ini pada akhirnya sukses mendorong para wajib pajak untuk melaporkan pajaknya tepat waktu. Meskipun terdapat berbagai kemajuan tersebut, sejumlah kendala masih ditemui di lapangan. Kendala-kendala ini meliputi kurangnya pemahaman digital pada sebagian wajib pajak, koneksi internet yang tidak stabil, serta tidak adanya beberapa fitur penunjang yang sebelumnya tersedia pada sistem yang lama. Sosialisasi yang berkelanjutan, pendampingan teknis, serta pengembangan sistem lebih lanjut sangat diperlukan untuk mengoptimalkan efektivitas aplikasi Papadaan dalam mendukung administrasi perpajakan daerah.
KataKunci:Aplikasi Papadaan, Kepatuhan Pajak, Pajak Daerah, UMKM, Jasa Boga/Katering
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI