DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PEMBINAAN OLAHRAGA PENYANDANG DISABILITAS DI NATIONAL PARALYMPIC COMMITTEE (NPC) KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
PENGARANG:FAUZAN MUZAKIR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-09-03


ABSTRAK

 

Fauzan Muzakir. 2420419310024. 2026. “Pembinaan Olahraga Penyandang Disabilitas di National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Hulu Sungai Utara.” Dibimbing oleh M. Nur Iman Ridwan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembinaan olahraga penyandang disabilitas di National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Hulu Sungai Utara serta mengidentifikasifaktor-faktoryangmenjadipenghambatdalampelaksanaannya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif dan mengacu pada teori pembinaan olahraga prestasi yang meliputi tahapan pemassalan, pembibitan, dan pembinaan prestasi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan Ketua NPC Kabupaten Hulu Sungai Utara, pelatih, atlet penyandangdisabilitas, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Hulu Sungai Utara, serta pihak terkait lainnya.

Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa pembinaanolahraga penyandangdisabilitasdi NPC Kabupaten Hulu Sungai Utara telah dilaksanakan melalui tahapan pemassalan, pembibitan, dan pembinaan prestasi. Pada tahap pemassalan, kegiatan sosialisasi olahraga disabilitas telah dilakukan, namun belum menjangkau penyandang disabilitas secara luas. Pada tahap pembibitan, proses penjaringan dan identifikasi kemampuan calon atlet telah berjalan, tetapi belum dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan sehingga regenerasi atlet masih perlu diperkuat. Pada tahap pembinaan prestasi, program latihan telah dilaksanakan secara rutin dan atlet mengikuti berbagai kejuaraan, namun masih menghadapi keterbatasan pelatih, sarana dan prasarana, serta dinamika kepengurusan yang memerlukan penyesuaian dalam pelaksanaan pembinaan. Data dokumentasi menunjukkan adanyaperbedaancapaianmedali, yaitu154medalipadaPeparprovKalimantanSelatanIV Tahun 2022 dan 90 medali pada Peparprov Kalimantan Selatan V Tahun 2025.

Faktor-faktor yang menghambat pembinaan olahraga penyandang disabilitas di NPC KabupatenHuluSungaiUtarameliputiketerbatasansosialisasidanedukasimengenai olahraga disabilitas, hambatan psikologis yang memengaruhi partisipasi penyandang disabilitas, belum optimalnya sistem rekrutmen dan regenerasi atlet, keterbatasan pelatih serta sarana dan prasarana, dan dinamika kepengurusan akibat Pergantian Antar Waktu (PAW). Faktor-faktor tersebut memengaruhi keberlangsungan pelaksanaan pemassalan, pembibitan, dan pembinaan prestasi sehingga masih diperlukan penguatan pada berbagai aspek pembinaan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Hulu Sungai Utara memperkuat pelaksanaan pemassalan, pembibitan, dan pembinaan prestasi melalui peningkatan sosialisasi, pengembangan sistem rekrutmen atlet yang lebih terstruktur, peningkatan kompetensi pelatih, penyediaan sarana dan prasarana yang sesuai dengan kebutuhan atlet, serta penguatan tata kelola organisasi agar pembinaan olahraga penyandang disabilitas dapat berlangsung secara berkelanjutan.

 

Kata Kunci: Pembinaan Olahraga, Penyandang Disabilitas, National Paralympic Committee (NPC).

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI