DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | AYAH DALAM TIGA NOVEL REMAJA | |
| PENGARANG | : | INDAH MAHARANY | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-09-03 |
Maharany, Indah. 2026. Ayah dalam Tiga Novel Remaja. Skripsi. Program Studi
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing I: Dewi Alfianti, S.Pd
M.Pd. (II) Arum Murdianingsih, S.Pd M.Pd.
Kata kunci: figur ayah, novel remaja, psikoanalisis, psikologi perkembangan,
psikologi sastra.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepribadian tokoh ayah dalam tiga
novel remaja, yaitu Ayahku Bukan Pembohong karya Tere Liye, Sabtu Bersama Bapak
karya Adhitya Mulya, dan Seribu Wajah Ayah karya Nurun Ala berdasarkan perspektif
psikoanalisis, serta menganalisis pengaruh tokoh ayah terhadap perkembangan tokoh
remaja berdasarkan perspektif psikologi perkembangan. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa kutipan narasi,
dialog, dan deskripsi tokoh yang berkaitan dengan figur ayah dan tokoh remaja dalam
ketiga novel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan
teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian tokoh ayah dalam ketiga novel
direpresentasikan melalui struktur kepribadian id, ego, dan superego. Unsur ego dan
superego menjadi aspek yang paling dominan karena tokoh ayah umumnya digambarkan
sebagai sosok yang mampu menyeimbangkan realitas kehidupan dengan tanggung jawab
moralnya sebagai orang tua. Dalam novel Ayahku Bukan Pembohong, tokoh ayah
digambarkan sebagai sosok yang menggunakan cerita dan imajinasi sebagai sarana
pendidikan dan kasih sayang. Dalam novel Sabtu Bersama Bapak, figur ayah
direpresentasikan sebagai sosok ideal yang tetap memberikan pengaruh moral meskipun
telah meninggal dunia. Sementara itu, dalam novel Seribu Wajah Ayah, figur ayah
ditampilkan secara lebih kompleks melalui berbagai bentuk kasih sayang, pengorbanan,
konflik, dan tanggung jawab. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa figur ayah
memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan psikologis tokoh remaja,
terutama dalam pembentukan identitas diri, perkembangan emosi, pola perilaku, dan
nilai-nilai moral. Kehadiran ayah yang penuh perhatian dan bimbingan membantu remaja
membangun kepercayaan diri serta karakter yang positif.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI