DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL LINGKUNGAN PERUSAHAAN, MEDIA EXPOSURE DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERATING (Studi Pada Sektor Consumer Cyclicals di Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 – 2024) | |
| PENGARANG | : | HIKMAH JULIA WIDYAWATI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-09-03 |
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dan menganalisis pengaruh pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, media exposure, dan kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan, serta peran ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi dalam memperkuat atau memperlemah hubungan antara pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, media exposure, serta kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari website resmi perusahaan, laporan keuangan tahunan, laporan tahunan, dan laporan keberlanjutan perusahaan sektor consumer cyclicals yang terdaftar di BEI selama periode 2022–2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 224 sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan dan media exposure tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Kepemilikan institusional berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Ukuran perusahaan memperlemah pengaruh pengungkapan tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan, media exposure dan kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan. Investor perlu mengambil keputusan investasi secara selektif dengan tidak hanya mengandalkan pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan maupun media exposure sebagai sinyal utama nilai perusahaan. Investor perlu menilai pengungkapan tersebut bersama indikator fundamental, seperti profitabilitas, pertumbuhan, arus kas, efisiensi aset, struktur modal, serta kualitas tata kelola. Kepemilikan institusional dapat menjadi sinyal awal dalam menilai prospek dan pengawasan perusahaan, namun tetap perlu dikaji secara kritis. Selain itu, ukuran perusahaan tidak selalu menjamin peningkatan nilai perusahaan, sehingga investor perlu mempertimbangkan efektivitas penggunaan aset dan risiko siklus ekonomi pada sektor consumer cyclicals.
Kata kunci: Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan, Media Exposure, Kepemilikan Institusional, Nilai Perusahaan, Ukuran Perusahaan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI