DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KONFLIK BATIN DAN PERTAHANAN DIRI TOKOH PENDERITA GANGGUAN JIWA DALAM NOVEL “JANGAN LUPA JATUH CINTA” KARYA HELVY TIANA ROSA, DKK. | |
| PENGARANG | : | AULIA RIDHATUL HANIFAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-09-04 |
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konflik batin dan bentuk mekanisme pertahanan diri tokoh Diandra sebagai penderita gangguan jiwa psikosis dalam novel Jangan Lupa Jatuh Cinta karya Helvy Tiana Rosa, dkk. Masalah difokuskan pada gambaran konflik batin melalui gejolak dorongan naluriah (id), realitas (ego) dan norma moral (superego), serta bentuk pertahanan diri tokoh dalam menghadapi tekanan psikologis akibat kondisinya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data berupa novel Jangan Lupa Jatuh Cinta. Data berupa kutipan naratif dan dialog dikumpulkan melalui metode baca dan catat dengan teknik dokumentasi. Analisis data menggunakan metode analisis isi berbasis teori psikoanalisis Sigmund Freud.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Diandra mengalami konflik batin dan pertahanan diri yang kompleks. Konflik batin tokoh Diandra meliputi komponen id yang paling mendominasi dalam bentuk halusinasi dan kecemasan, ego berupa perjuangan rasional mempertahankan kendali diri dan superego terkait kesadaran moral sosial. Mekanisme pertahanan diri Diandra mencakup 11 bentuk, pertahanan diri bentuk fantasi berupa penciptaan teman khayalan sebagai pertahanan diri paling dominan. Proses pemulihan Diandra berhasil dicapai melalui mekanisme sublimasi dengan kegiatan menulis karya sastra Diandra berhasil mengalihkan energi negatifnya.
Kata kunci: konflik batin, mekanisme pertahanan diri, gangguan jiwa, psikoanalisis Sigmund Freud.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI