DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KRITIK SOSIAL DALAM TUTURAN STAND-UP COMEDY RADITYA DIKA | |
| PENGARANG | : | DIKA AZKIYA SULAIMAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-09-04 |
ABSTRAK
Sulaiman, Dika Azkiya. (2026). Kritik Sosial dalam Tuturan Stand-up Comedy Raditya Dika. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Banjarmasin. Pembimbing: Ahsani Taqwiem, M.Pd. dan Wenny Noorahim, M.Pd.
Kata kunci: kritik sosial, stand-up comedy, Raditya Dika, sosiologi sastra, masyarakat urban
Kritik sosial merupakan aspek penting dalam komunikasi massa, khususnya melalui media stand-up comedy yang kini ikut mengawasi tatanan kehidupan masyarakat kota. Riset yang mengulas kritik sosial Raditya Dika dengan teori sosiologi sastra perlu diperbanyak untuk mengisi keterbatasan kajian pada topik komedi bertema keluarga atau personal. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana konteks sosial pengarang dalam memengaruhi penyampaian kritik sosial pada stand-up comedy Raditya Dika? (2) bagaimana materi stand-up comedy Raditya Dika sebagai cermin masyarakat dalam merefleksikan kritik sosial? dan (3) bagaimana fungsi sosial wacana humor Raditya Dika dalam menyajikan kritik sosial kepada masyarakat?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan wujud kritik sosial secara mendalam sesuai konteks yang ditemukan dalam sumber data. Sumber data dalam penelitian ini adalah materi tuturan Raditya Dika yang diambil dari pertunjukan SUCRD 2019 dan "Cerita Sebelku" 2024 melalui kanal YouTube resmi pengarang. Pengumpulan data dilakukan melalui Metode Simak dengan Teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) serta teknik catat. Riset ini mendapati bahwa kritik sosial dalam Stand-up comedy tersebar ke dalam tiga teori sosiologi sastra Ian Watt. Poin pertama mengenai konteks sosial pengarang, yang memperlihatkan perjuangan Raditya Dika sebagai suami, bapak, dan komika dalam menjaga kepopuleran di tengah ketatnya persaingan media sosial. Poin kedua mengenai sastra sebagai cermin masyarakat, yang merekam masalah nyata masyarakat urban seperti masalah birokrasi kesehatan, hilangnya sopan santun di bioskop, hingga tekanan gaya hidup akibat melihat kehidupan mewah artis di internet. Poin ketiga mengenai fungsi sosial, yang bertindak sebagai pengawas logika publik dan pendidikan moral untuk meningkatkan kedewasaan internet masyarakat agar tidak reaktif pada berita tidak penting. Simpulan akhirnya membuktikan bahwa materi stand-up comedy Raditya Dika sukses menjadi catatan sosial yang merekam keresahan bersama lewat cerita sehari-hari yang mendalam.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI