DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KORELASI HARGA DIRI DAN KETERBUKAAN DIRI DALAM PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA | |
| PENGARANG | : | ANA KHOLISA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-09-04 |
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat harga diri dan keterbukaan diri siswa serta mengetahui hubungan antara harga diri dan keterbukaan diri dalam pelaksanaan layanan BK di SMPN 10 Banjarmasin.
Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan tipe korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan pengambilan sampel probabilitas dengan metode pengambilan sampel acak sederhana. Subjek penelitian berjumlah 104 mahasiswa. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang terdiri dari variabel harga diri dan keterbukaan diri. Uji korelasi Pearson Product Moment digunakan sebagai teknik analisis data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat harga diri siswa termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase 53%, sedangkan tingkat keterbukaan siswa dalam pelaksanaan layanan BK termasuk dalam kategori sedang dengan persentase 49%. Hasil uji korelasi Pearson Product Moment dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien korelasi r = 0,539 menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan dengan kategori sedang antara harga diri dan keterbukaan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi harga diri siswa, semakin tinggi pula keterbukaan diri siswa dalam pelaksanaan layanan BK. Temuan ini mengindikasikan bahwa guru BK perlu menerapkan strategi pelayanan yang dapat meningkatkan harga diri siswa dalam melaksanakan pelayanan bimbingan dan konseling.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI