DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Jumlah Penduduk Bekerja, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Upah Minimum Provinsi, dan Rata-Rata Lama Sekolah terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Regional Kalimantan | |
| PENGARANG | : | AULIA RESTIANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-09-07 |
Penelitian ini mengkaji hubungan antara tingkat pengangguran terbuka (TPT), jumlah penduduk yang bekerja, produk domestrik regional bruto (PDRB), upah minimum provinsi (UMP), dan rata-rata lama sekolah (RLS) di Regional Kalimantan antara tahun 2015 sampai dengan 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Lima provinsi Kalimantan yang digunakan dalam data panel yaitu Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat. Hal ini menghasilkan 50 observasi tahun 2015-2024 dari lima provinsi tersebut. Data sekunder yang digunakan dikumpulkan dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) dan keputusan gubernur mengenai variabel penelitian. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan pemodelan regresi data panel berbasis EViews 12. Metode pemilihan model menghasilkan model estimasi terbaik, yaitu Common Effect Model (CEM).
Jumlah penduduk yang bekerja, produk domestik regional bruto, upah minimum provinsi, dan rata-rata lama sekolah secara bersamaan memengaruhi tingkat pengangguran di Regional Kalimantan. Jumlah penduduk yang bekerja, upah minimum provinsi, dan rata-rata lama sekolah berpengaruh negatif signifikan terhadap tingkat pengangguran, sedangkan produk domestik regional bruto berpengaruh positif dan signifikan. Peningkatan aktivitas ekonomi yang diukur dengan PDRB belum sepenuhnya diimbangi dengan peningkatan kesempatan kerja di Regional Kalimantan, meskipun penciptaan lapangan kerja, upah minimum provinsi, dan kualitas pendidikan (sebagaimana ditentukan oleh rata-rata lama sekolah) menurunkan tingkat pengangguran terbuka.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI