DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Tarif Angkutan Travel Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) Jurusan Kotabaru - Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | GASJUSYA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-09-10 |
Tarif angkutan travel perlu menutup biaya operator sekaligus tetap berada dalam jangkauan pengguna. Penelitian ini mengevaluasi tarif travel rute Kotabaru-Banjarmasin melalui Biaya Operasional Kendaraan (BOK), kemampuan membayar (ability to pay/ATP), dan kesediaan membayar (willingness to pay/WTP). Data diperoleh dari survei terhadap dua operator yang menggunakan kendaraan Toyota Avanza serta 60 penumpang. Komponen biaya dihitung menurut pendekatan biaya tetap dan biaya tidak tetap, sedangkan data ATP-WTP dianalisis secara deskriptif dan kumulatif. Pemeriksaan ulang terhadap produksi layanan menetapkan jarak 275 km per arah, 208 hari operasi per tahun, 114.400 kendaraan-km per tahun, dan faktor muat aktual 83,33%. BOK CV. Garuda Travel dan CV. Sa'adah Travel masing-masing sebesar Rp2.560,94 dan Rp2.618,36 per kendaraan-km. Dengan faktor muat perencanaan 70% dan margin 10%, kebutuhan tarif operator berada pada Rp184.449-Rp188.584 per penumpang. Rata-rata ATP mencapai Rp213.000, sedangkan rata-rata WTP sebesar Rp213.500; pada tarif Rp190.000, sebanyak 71,67% responden masih memenuhi batas ATP dan WTP. Dengan mempertimbangkan keberlanjutan operasi, keterjangkauan, dan kemudahan penerapan, tarif dasar Rp190.000 per penumpang direkomendasikan. Nilai tersebut lebih rendah daripada rentang tarif eksisting Rp200.000-Rp300.000 dan dapat digunakan sebagai titik awal penataan tarif yang lebih transparan.
Kata kunci: angkutan travel, biaya operasional kendaraan, faktor muat, ability to pay, willingness to pay, tarif.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI