DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EFEKTIVITAS PENGELOLAAN PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS DI KOTA BANJARBARU (Studi Komparatif di Kelurahan Guntung Manggis dan Kelurahan Sungai Tiung)
PENGARANG:SAFIRA HAYATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-09-10


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program Kampung Keluarga Berkualitas yang ada di Kota Banjarbaru yang didasarkan adanya kesenjangan dalam menjalankan kegiatan pada Kampung KB di setiap wilayahnya. Penelitian ini menggunakan metodologi komparatif dengan merujuk pada efektivitas Kampung Keluarga Berkualitas Kelurahan Guntung Manggis Kota Banjarbaru dan Kampung Keluarga Berkualitas Kelurahan Sungai Tiung. Pada penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah efektivitas kegiatan dalam pengelolaan program Kampung Keluarga Berkualitas. Sedangkan subjek dalam penelitian ini adalah pengelola yang bertanggung jawab atas pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas tersebut.

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana efektivitas program Kampung Keluarga Berkualitas di Kota Banjarbaru (studi komparatif di Kelurahan Guntung Manggis dan Kelurahan Sungai Tiung), faktor-faktor yang menghambat jalannya program Kampung Keluarga Berkualitas di Kota Banjarbaru serta solusi dari faktor-faktor penghambat tersebut. Kampung KB Kelurahan Guntung Manggis merupakan salah satu Kampung KB terbaik dengan aktifnya seluruh Pokok Kerja (POKJA) dalam melakukan pembinaan terkhusus pada POKJA Reproduksi, POKJA Ekonomi dan POKJA Lingkungan. Meskipun menjadi terbaik, Kampung KB Kelurahan Guntung Manggis pun memiliki hambatan di terbatasnya sumber dana dan pendekatan pengelola kepada masyarakat. Namun solusi ditemukan dari pengelola atas penghambat yang terjadi yaitu, menyusun kegiatan prioritas agar tetap efektif dan berdampak baik untuk kehidupan masyarakat dan membangun bounding serta mencatat dan mendengarkan keluhan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dalam pembinaan. Sedangkan Kampung KB Kelurahan Sungai Tiung masih berusaha untuk mengefektifkan kegiatan disetiap POKJA nya dengan meminimalisir faktor penghambat yang terjadi, yaitu kurangnya koordinasi antar stakehoulder dalam pengelolaan Kampung KB dengan solusi membangun koordinasi terarah antar stakeholder, terbatasnya dukungan dan sumber dana dengan solusi membahas dan membuat rencana kegiatan bersama skateholder dan pengelola apa yang menjadi kebutuhan masyarakat sehingga dapat bisa diperkirakan dana yang cukup gencar membangun relasi dan mengkomunikasikan dengan baik untuk mendapatkan dukungan penuh melalui mitra kerja. Faktor penghambat terakhir yaitu, melemahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan Kampung KB dengan solusi memusyawarahkan bersama antar pengelola dan masyarakat apa yang menjadi keluhan meraka dalam kegiatan Kampung KB.

Kata Kunci: Program Kampung Keluarga Berkualitas, POKJA, Kegiatan. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI