DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER DI TK NEGERI PEMBINA (STUDI MULTI SITUS PADA UPTD KECAMATAN TAKISUNG DAN UPTD KECAMATAN KURAU) | |
| PENGARANG | : | ISNA LATIFAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-09-12 |
Latifah, Isna. 2026. Pengembangan Pendidikan Karakter di TK Negeri Pembina (Studi Multi Situs pada UPTD Kecamatan Takisung dan UPTD Kecamatan Kurau). Tesis Program Magister, Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Program Pascasarjana, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph.D. (2) Prof. Dr. Ali Rachman, M.Pd.
Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Strategi Kepemimpinan, Kemitraan, Budaya Sekolah, PAUD
Pengembangan pendidikan karakter merupakan prioritas utama dalam sistem pendidikan anak usia dini di Indonesia sebagaimana diamanatkan oleh UU Nomor 20 Tahun 2003 dan Perpres Nomor 87 Tahun 2017. Penanaman nilai kemandirian, kedisiplinan, dan tanggung jawab sejak usia dini masih menghadapi tantangan dalam konsistensi kepemimpinan, kemitraan, dan budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah, kemitraan sekolah-keluarga-komunitas, dan budaya sekolah dalam pengembangan pendidikan karakter di UPTD TK Negeri Pembina Takisung dan Kurau, Kabupaten Tanah Laut.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi multi situs. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui analisis situs tunggal dan lintas situs. Sumber data terdiri atas kepala sekolah, guru, dan orang tua yang dipilih secara purposive.
Hasil penelitian menunjukkan kedua kepala sekolah menerapkan kepemimpinan moral-transformatif dengan keteladanan sebagai strategi inti. Takisung menerapkan model dual (transformasional-partisipatif) dengan konsep "kurikulum hidup" dan tujuh prinsip pendidikan karakter PAUD, sedangkan Kurau menerapkan kepemimpinan kolaboratif dengan lima peran komprehensif. Kemitraan Takisung dibangun secara grassroots melalui pelibatan tokoh agama dan komunitas lokal, sementara Kurau secara sistematis melalui Parenting Day dan kemitraan strategis dengan Yayasan Adaro Bangun Negeri serta Indonesia Heritage Foundation. Keduanya menggunakan triple framework PPK, Profil Pelajar Pancasila, dan PHBK. Budaya sekolah dibangun melalui keteladanan, pembiasaan harian, dan positive discipline dengan nilai mandiri, disiplin, dan tanggung jawab terintegrasi dalam seluruh aktivitas anak.
Keberhasilan pengembangan pendidikan karakter ditentukan oleh sinergi kepemimpinan moral visioner, kemitraan terstruktur, dan budaya sekolah kondusif. Disarankan agar kepala sekolah mengintegrasikan pendidikan karakter dalam KOSP, guru mengintegrasikan nilai karakter dalam pembelajaran harian, Dinas Pendidikan mendorong replikasi model ke seluruh satuan PAUD, dan peneliti selanjutnya memvalidasi tujuh prinsip serta mengkaji dampak jangka panjangnya.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI