DIGITAL LIBRARY



JUDUL:REPRESENTASI MARJINALITAS “WONG CILIK” DALAM KUMPULAN CERPEN “MATA YANG ENAK DIPANDANG” KARYA AHMAD TOHARI
PENGARANG:MIKHAEL KRISTIAN WARSITO
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-09-28


Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk membongkar relasi kuasa, ketimpangan struktur sosial, dan marjinalisasi ganda yang dialami oleh kelompok masyarakat bawah (wong cilik) dalam karya fiksi. Objek material yang dikaji adalah lima cerita pendek pilihan dalam kumpulan cerpen Mata yang Enak Dipandang karya Ahmad Tohari. Analisis data menggunakan pendekatan sosiologi sastra berbasis teori sosiologi kritis Karl Marx, yang dipertajam dengan konsep eksklusi sosial Amartya Sen serta teori reifikasi Georg Lukács melalui teknik analisis isi.

Hasil penelitian menemukan 117 unit data tekstual yang menunjukkan bahwa tokoh masyarakat lapisan bawah mengalami alienasi (keterasingan multidimensional) dan eksploitasi (penindasan fisik-material) yang mendalam di tengah modernisasi. Alienasi terjadi secara spasial, sosial, dan institusional karena ruang publik modern serta tatanan birokrasi lokal mengucilkan eksistensi mereka. Sementara itu, eksploitasi mewujud melalui komodifikasi penderitaan fisik penyandang disabilitas, objektifikasi ekonomi-seksual akibat kerentanan gender, serta tekanan kapitalisme yang merusak kedaulatan moral di lingkungan perdesaan dan perkotaan. Melalui penggambaran ini, Ahmad Tohari menyampaikan kritik tajam terhadap mekanisme pasar ekonomi modern yang mendegradasi nilai-nilai kemanusiaan dan merugikan kehidupan kaum pinggiran. Implikasi praktis dari penelitian ini direkomendasikan sebagai alternatif bahan ajar apresiasi sastra berbasis kepekaan kritis sosial di perguruan tinggi.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI