DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN AKTIVITAS MOTORIK HALUS ANAK MENGGUNAKAN TEKNIK 2M PADA MEDIA BAHAN ALAM MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DAN DIRECT INSTRUCTION SERTA BERMAIN SAMBIL BELAJAR PADA KELOMPOK A PAUD AL-MUTAQQIN BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NOR AISYAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-10-01 |
Aisyah, Nor, 2026. Mengeban Aktivitas Motorik Halus Anak Menggunakan Teknik 2M
Pada Media Bahan Alam Menggunakan Model Project Based Learning Dan
Direct Instruction Serta Bermain Sambil Belajar Pada Kelompok A Paud
Al-Muttaqin Banjarmasin. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru
Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing Wahdah Refia Rafianti,
S.Sn., M.Pd
Kata Kunci: Bahan Alam; Bermain Sambil Belajar; Direct Instruction; Meronce;
Menempel; Motorik Halus; Project Based Learning; Teknik 2M.
Perkembangan anak usia dini merupakan proses yang sangat penting karena
menjadi dasar bagi perkembangan pada tahap selanjutnya. Salah satu aspek perkembangan
yang perlu mendapat perhatian serius adalah perkembangan motoric halus. Motorik halus
berkaitan dengan kemampuan anak dalam mengoordinasikan otot-otot kecil, khususnya
jari dan tangan, yang terintegrasi dengan penglihatan sehingga anak mampu melakukan
aktivitas yang membutuhkan ketelitian, ketepatan, dan koordinasi, seperti menulis,
menggambar, menggunting, menempel, dan meronce
Dari segi fisik dan motorik, anak usia dini memiliki kebutuhan bergerak yang
tinggi dan belajar melalui aktivitas tubuh seperti berlari, melompat, memegang, menyusun,
dan menggambar. Aktivitas motorik ini tidak hanya penting bagi kesehatan fisik, tetapi
juga berkontribusi pada perkembangan kognitif dan emosional anak karena melalui gerak
anak membangun pemahaman tentang ruang, sebab-akibat, serta kontrol diri. Oleh karena
itu, kebutuhan anak untuk bergerak dan bermain aktif harus dipandang sebagai bagian
integral dari proses belajar, bukan sebagai gangguan terhadap pembelajaran
(Kemendikbudristek, 2022)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik anak
Kelompok A di PAUD Al-Muttaqin Banjarmasin. Tujuan penelitian menganalisis
peningkatan perkembangan motorik anak. Solusi untuk permasalahan ini dengan
menggunakan kombinasi model Project Based Learning (PjBL), Direct Instruction (DI),
dan Bermain Sambil Belajar menggunakan media bahan alam dalam kegiatan 2M.
Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam
empat pertemuan dengan subjek 10 anak Kelompok A PAUD AlMuttaqin Banjarmasin
tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data melalui observasi aktivitas guru,
aktivitas anak, kemampuan berpikir kritis, dan perkembangan kognitif anak.
Hasil penelitian bahwa aktivitas guru dari 67% meningkat hingga mencapai 100%
dengan kriteria sangat baik, aktivitas anak dari 10% meningkat hingga mencapai 80%
dengan kriteria seluruh anak aktif, dan perkembangan motorik dari 20% meningkat hingga
mencapai 100% dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB).
Dapat disimpulkan bahwa kombinasi model PjBL, DI, dan Bermain Sambil Belajar
menggunakan media bahan alam efektif dalam meningkatkan aktivitas perkembangan
motorik anak. Guru disarankan menggunakan model dan media pembelajaran yang inovatif
untuk mendukung perkembangan anak usia dini secara optimal.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI