DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERAN KEPALA DESA DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DESA AL-KAUTSAR KECAMATAN SATUI KABUPATEN TANAH BUMBU | |
| PENGARANG | : | ELIKA PRASETYO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-10-02 |
Elika Prasetyo, 2210413120001, Peran Kepala Desa Dalam Pembangunan
Infrastruktur Desa Al-Kautsar Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu. Di
bawah bimbingan Farah Qubayla.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis peran
Kepala Desa dalam pembangunan infrastruktur di Desa Al-Kautsar, Kecamatan
Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, serta mengidentifikasi faktor-faktor
pendukung dan penghambat yang memengaruhi peran tersebut. Meskipun telah
menyandang status Desa Mandiri berdasarkan Indeks Desa Membangun
(IDM), Desa Al-Kautsar masih menghadapi berbagai kendala infrastruktur,
seperti jalan lingkungan yang belum memadai dan keterbatasan sarana publik,
yang diperberat oleh kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data
dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap
informan yang dipilih secara purposif, meliputi Kepala Desa, perangkat desa,
Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, dan warga terdampak
pembangunan. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman
melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Kepala Desa berdasarkan
indikator perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan (Soekanto dan
Sulistyowati, 2017) berjalan dengan capaian yang belum merata. Peran paling
menonjol terlihat pada tahap perencanaan melalui penyusunan RPJMDes dan
Musrenbangdes yang partisipatif, sedangkan pada tahap pelaksanaan Kepala
Desa berupaya memobilisasi sumber pendanaan di luar APBDesa seperti CSR
perusahaan dan dana Penunjukan Langsung anggota legislatif. Faktor
pendukung meliputi komitmen kepemimpinan, modal sosial masyarakat, dan
jaringan relasi eksternal Kepala Desa, sementara faktor penghambat bersifat
struktural, terutama keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi belanja
nasional serta ketiadaan anggaran pemeliharaan pasca pembangunan. Penelitian
ini merekomendasikan penguatan perencanaan berbasis data, diversifikasi
Pendapatan Asli Desa, serta peningkatan pengawasan substantif oleh BPD dan
masyarakat guna menjamin keberlanjutan pembangunan infrastruktur desa.
Kata Kunci: Peran Kepala Desa, Pembangunan Infrastruktur, Desa
Mandiri, Perencanaan Pembangunan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI