DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IMPLEMENTASI PROGRAM KAWASAN SIAGA BENCANA DI KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH
PENGARANG:MUHAMMAD NURKHOLIS FADHIL
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-10-05


 

ABSTRAK

Muhammad Nurkholis Fadhil, 2210411210031, 2026, “Implementasi Program Kawasan Siaga Bencana di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.” Di bawah bimbingan M. Nur Iman Ridwan

Kabupaten Hulu Sungai Tengah memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, namun mencatatkan Indeks Kapasitas Daerah terendah di Provinsi Kalimantan Selatan. Sebagai bentuk peningkatan kapasitas masyarakat dan integrasi antarwilayah, pemerintah menginisiasi Program Kawasan Siaga Bencana (KwSB). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Kawasan Siaga Bencana di Kabupaten Hulu Sungai Tengah serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya berdasarkan teori implementasi kebijakan George C. Edwards III, yang terdiri atas aspek komunikasi, sumber daya, disposisi atau sikap pelaksana, dan struktur birokrasi.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan kunci yang terdiri atas perwakilan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Taruna Siaga Bencana, pihak kecamatan, dan masyarakat peserta, serta observasi lapangan pada lumbung sosial di Kecamatan Barabai dan Hantakan. Analisis data menerapkan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program KwSB cukup baik, namun belum berjalan secara optimal. Pelatihan kesiapsiagaan hanya dilaksanakan satu kali tanpa kegiatan berkelanjutan, kejelasan peran operasional peserta, serta koordinasi antar-lembaga saat bencana belum terpola secara terpadu, dan fasilitas lumbung sosial tidak terkelola secara memadai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program KwSB belum berfungsi secara aktif sebagai sistem kesiapsiagaan bencana daerah. Temuan ini memberikan saran pentingnya peningkatan kapasitas secara berkala, standar operasional prosedur yang jelas, dan pemeliharaan sarana logistik secara berkesinambungan.

Kata Kunci: Kawasan Siaga Bencana, Implementasi Kebijakan, Hulu Sungai Tengah, Kesiapsiagaan Bencana.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI