DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERBAIKAN KUALITAS PUPUK ORGANIK CAIR BERBAHAN LIMBAH IKAN DENGAN PENAMBAHAN DAUN PEPAYA
PENGARANG:BAYU SATRIO PURNOMO
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-10-07


Limbah hasil penyiangan ikan di Pasar Banjarbaru yang mencapai sekitar 35 kg per hari saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal oleh sebagian pelaku usaha dan hanya digunakan sebagai pakan ternak. Padahal, limbah tersebut memiliki potensi besar untuk diolah menjadi pupuk organik cair (POC) yang menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat karena mengandung unsur hara penting seperti Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Upaya mengatasi masalah tersebut, penggunaan hancuran daun pepaya yang mengandung enzim protease alami (papain) dapat menjadi solusi untuk membantu memecah bahan organik serta mempercepat hidrolisis protein menjadi asam amino dan nitrogen bebas.  Penelitian ini bertujuan mengamati pengaruh penambahan daun pepaya terhadap waktu fermentasi dan melihat perubahan volume, pH, serta kadar N, P, dan K pada hari ke-3, 7, dan 14. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Universitas Lambung Mangkurat di Banjarbaru. Penelitian ini mengolah limbah ikan dari Pasar Bauntung, Banjarbaru, menjadi pupuk organik cair (POC) dengan menggunakan 300 g limbah ikan, garam krosok 10%, serta daun pepaya sebanyak 0, 30, 60, dan 90 g. Campuran difermentasi selama 14 hari dan diamati pada hari ke-3, ke-7, dan ke-14 untuk mengukur volume, pH, serta kadar N, P, dan K. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan tiga ulangan untuk menguji pengaruh konsentrasi daun pepaya dan lama fermentasi terhadap kualitas POC. Data volume dan pH dianalisis menggunakan ANOVA melalui IBM SPSS pada taraf signifikansi 5% (p<0,05), sedangkan data NPK disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian, tidak terdapat satu konsentrasi daun pepaya yang menghasilkan nilai tertinggi pada seluruh parameter yang diamati. Perlakuan terbaik perlu ditentukan berdasarkan parameter mutu yang menjadi prioritas, sedangkan penentuan konsentrasi optimum secara keseluruhan memerlukan penelitian lebih lanjut dengan rentang konsentrasi dan waktu fermentasi yang lebih luas. Variasi konsentrasi daun pepaya dan lama fermentasi memberikan pengaruh sangat nyata terhadap volume dan nilai pH pupuk organik cair (POC), serta terdapat interaksi antara konsentrasi daun pepaya dan lama fermentasi terhadap kedua parameter tersebut. Volume POC tertinggi diperoleh pada perlakuan penambahan daun pepaya 30% dengan lama fermentasi 14 hari, yaitu sebesar 280 mL.  Nilai pH POC selama fermentasi berkisar antara 5,32–5,57 dan menunjukkan kondisi agak asam selama proses fermentasi. Perubahan nilai pH dipengaruhi oleh konsentrasi daun pepaya, lama fermentasi, serta interaksi antara keduanya. Penambahan daun pepaya menghasilkan respons yang berbeda terhadap kandungan unsur hara N, P, dan K. Secara deskriptif, kandungan nitrogen rata-rata tertinggi diperoleh pada perlakuan DP10% sebesar 0,98%, kandungan fosfor rata-rata tertinggi diperoleh pada DP30% sebesar 0,22%, sedangkan kandungan kalium rata-rata tertinggi diperoleh pada DP20% sebesar 0,13%.

 

Katakunci :  Daun Pepaya, Limbah Ikan, Pupuk Organik Cair

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI