DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS, MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA VOLUME BANGUN RUANG DENGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG, INDEX CARD MATCH, DAN TALKING STICK PADA SISWA KELAS V SDN TELUK TIRAM 6 KOTA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | BELLA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-10-09 |
ABSTRAK
Bella. 2022. Meningkatkan Aktivitas, Motivasi, dan hasil Belajar Matematika Volume Bangun Ruang dengan Menggunakan Kombinasi Model Pembelajaran Langsung, Model Pembelajaran Index Card Match (Mencari Pasangan), dan Talking Stick. Skripsi Program Studi Pendidik Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Amberansyah, S.Pd., M.Pd.
Kata kunci: Aktivitas Belajar, Motivasi Belajar, Hasil Belajar, Model Pembelajaran Langsung, Model Pembelajaran Index Card Match, Talking Stick, Muatan Matematika.
Rendahnya hasil belajar Matematika materi volume bangun ruang pada siswa kelas V SDN Teluk Tiram 6 Banjarmasin disebabkan oleh proses pembelajaran yang berlangsung satu arah, rendahnya motivasi dan aktivitas siswa, serta penyampaian materi yang bersifat abstrak. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis peningkatan aktivitas siswa, motivasi belajar, dan hasil belajar siswa melalui kombinasi model pembelajaran Direct Instruction, Index Card Match, dan Talking Stick. Penelitian ini dilaksanakan dalam empat siklus pada semester genap tahun ajaran 2021/2022 dengan subjek penelitian siswa kelas V SDN Teluk Tiram 6 Banjarmasin yang berjumlah 27 orang.
Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui tes hasil belajar dan angket motivasi belajar pada setiap siklus. Indikator keberhasilan ditetapkan apabila aktivitas guru dan siswa mencapai kualifikasi sekurang-kurangnya "Sangat Baik", motivasi belajar siswa mencapai kategori "Tinggi", dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai kriteria yang ditentukan berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kombinasi model pembelajaran ini secara bertahap meningkatkan kinerja guru dan partisipasi aktif siswa. Aktivitas dan motivasi belajar siswa meningkat secara signifikan seiring dengan perbaikan pada setiap siklus. Dampaknya, hasil belajar siswa pada materi volume bangun ruang mengalami peningkatan dan berhasil mencapai kriteria ketuntasan klasikal yang telah ditetapkan. Kombinasi model ini terbukti efektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan berpusat pada siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI