DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS KINERJA REKSA DANA SAHAM DI PLATFORM INVESTASI DIGITAL BIBIT PERIODE 2021-2024 | |
| PENGARANG | : | SAINA RAHMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-10-12 |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja reksa dana saham yang diperdagangkan pada platform investasi digital Bibit selama periode 2021–2024 menggunakan metode Sharpe Ratio, Treynor Ratio, dan Jensen Alpha. Perkembangan platform investasi digital telah meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi di reksa dana saham. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi kinerja yang mempertimbangkan tingkat pengembalian (return) dan risiko (risk-adjusted return) agar investor memperoleh informasi yang lebih objektif dalam pengambilan keputusan investasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa Nilai Aktiva Bersih (NAB) bulanan, tingkat suku bunga bebas risiko, dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama periode 2021–2024. Populasi penelitian adalah seluruh reksa dana saham yang diperdagangkan pada platform Bibit. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 36 reksa dana saham yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis dilakukan menggunakan metode Sharpe Ratio, Treynor Ratio, dan Jensen Alpha untuk mengevaluasi kinerja masing-masing reksa dana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja reksa dana saham selama periode 2021–2024 bersifat fluktuatif berdasarkan ketiga metode yang digunakan. Hasil pemeringkatan top 5 adanya perubahan komposisi reksa dana dengan kinerja terbaik pada setiap tahun pengamatan. Pada tahun 2021, Manulife Saham Andalan, TRIM Kapital Plus, TRIM Kapital, Eastspring Investments Value Discovery Kelas A, dan Simas Saham Unggulan menempati lima posisi teratas berdasarkan ketiga metode pengukuran. Namun, pada tahun-tahun berikutnya terjadi perubahan komposisi peringkat yang menunjukkan bahwa tidak terdapat satu pun reksa dana yang mampu mempertahankan posisi terbaik secara konsisten selama periode penelitian. Perbedaan hasil antara metode Sharpe Ratio, Treynor Ratio, dan Jensen Alpha menunjukkan bahwa masing-masing metode memiliki karakteristik pengukuran risiko yang berbeda. Temuan tersebut menunjukkan bahwa evaluasi kinerja reksa dana tidak cukup dilakukan hanya dengan mempertimbangkan tingkat return, tetapi juga perlu memperhatikan tingkat risiko. Oleh karena itu, penggunaan beberapa metode pengukuran kinerja secara bersama-sama diperlukan untuk memperoleh hasil penilaian yang lebih menyeluruh dan komprehensif.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI