DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERBANDINGAN KEBUGARAN JASMANI SISWA SISWI SMPN 1 AWAYAN DENGAN SMPN 4 PARINGIN KELAS VIII DI TINJAU DARI AKTIFITAS FISIKNYA
PENGARANG:HASIM AHMADI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-10-12


Kebugaran jasmani adalah hal penting yang membantu menjaga kesehatan, mempermudah kegiatan sehari-hari, dan mendukung proses belajar siswa. Kondisi kebugaran badan bisa berubah karena rutin melakukan kegiatan fisik, baik di sekolah maupun di luar sekolah. Berdasarkan pengamatan awal, terdapat variasi dalam jenis aktivitas fisik yang dilakukan oleh siswa kelas VIII di SMPN 1 Awayan dan SMPN 4 Paringin. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VIII di SMPN 1 Awayan dan SMPN 4 Paringin, berdasarkan jenis aktivitas fisik yang mereka lakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif dan desain penelitian non-eksperimen, yaitu ex post facto. Populasi dan sampel penelitian ini mencakup semua siswa kelas VIII yang berjumlah 57 orang, terdiri dari 25 siswa di SMPN 1 Awayan dan 32 siswa di SMPN 4 Paringin. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling.Aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner aktivitas fisik untuk remaja (PAQ-A) yang sudah diubah ke dalam bahasa Indonesia.Sementara itu, tingkat kebugaran jasmani diukur melalui tes kebugaran pelajar nusantara (TKPN), yang mencakup gerakan sit-up, V-sit and reach, squat thrust, dan PACER. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji Shapiro-Wilk untuk menentukan apakah data memiliki distribusi normal atau tidak. Karena data kebugaran jasmani di kedua kelompok tidak memiliki distribusi normal dengan nilai signifikansi kurang dari 0,001, maka pengujian perbedaan dilakukan dengan menggunakan uji nonparametrik Mann-Whitney U. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kebugaran jasmani siswa di SMPN 4 Paringin adalah 1,62 dengan standar deviasi 0,541, sedangkan di SMPN 1 Awayan adalah 1,55 dengan standar deviasi 0,523. Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai U sebesar 366,000, Z sebesar -0,550, dan nilai Asymp. Sig.(2-tailed) sebesar 0,582. Karena nilai signifikansi 0,582 lebih besar dari 0,05, maka hipotesis nol diterima dan hipotesis alternatif ditolak. Sehingga, tidak ada perbedaan yang secara statistik signifikan dalam tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VIII dari SMPN 1 Awayan dan SMPN 4 Paringin jika dilihat dari aktivitas fisik mereka.Meskipun secara deskriptif, rata-rata dan mean rank SMPN 4 Paringin sedikit lebih tinggi, perbedaan tersebut tidak cukup untuk menunjukkan perbedaan yang memiliki makna secara statistik. Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa di kedua sekolah hampir sama, sehingga perlu dilakukan pembiasaan aktivitas fisik dan pengembangan kebugaran secara merata di kedua sekolah tersebut.

 

Kata Kunci: aktivitas fisik, kebugaran jasmani, PAQ-A, TKPN, siswa SMP.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI