DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS PEMASARAN CABAI MERAH KERITING DI KELURAHAN SYAMSUDIN NOOR KECAMATAN LANDASAN ULIN KOTA BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | YESIKA PRAHESTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-10-21 |
Komoditas hortikultura unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan tingkat konsumsi yang terus meningkat adalah cabai merah keriting (Capsicum annuum L.). Cabai merah keriting memiliki permintaan pasar yang tinggi. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari hingga Juni 2026, diKelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru. Sampel petani dipilih purposive sampling, yang terdiri atas 16 responden petani. Sampel lembaga pemasaran ditentukan melalui metode snowball sampling hingga diperoleh 4 pedagang pengumpul dan 3 pedagang pengecer, sehingga total responden berjumlah 23 orang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua saluran pemasaran yang berbeda. Saluran I yaitu petani → pedagang pengumpul → konsumen. Saluran II yaitu petani → pedagang pengumpul → pedagang pengecer → konsumen. Pada Saluran I yang melibatkan petani dan pedagang pengumpul, total biaya pemasaran sebesar Rp6.900,00 per kg dengan margin pemasaran sebesar Rp8.500,00 per kg dan keuntungan pemasaran sebesar Rp1.600,00 per kg. Share pada saluran I sebesar 74,63% pada petani.Pada Saluran II yang melibatkan petani, pedagang pengumpul, dan pedagang pengecer, total biaya pemasaran pada pedagang pengumpul sebesar Rp2.950,00 per kg dengan margin pemasaran sebesar Rp5.000,00 per kg dan keuntungan pemasaran sebesar Rp2.050,00 per kg. Di tingkat pedagang pengecer, biaya pemasaran sebesar Rp3.082,97 per kg, margin pemasaran sebesar Rp21.666,67 per kg dan keuntungan pemasaran sebesar Rp18.583,70 per kg. Untuk share pada saluran II sebesar 48,39% pada petani. Sehingga menunjukkan adanya dua saluran pemasaran yang memiliki perbedaan biaya pemasaran, margin pemasaran, keuntungan pemasaran dan share.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI